14 Mar 2019
  |  
Dilihat : 40 kali

Dari Dulu Hingga Sekarang, Mutu Layanan Kesehatan Tetap Prima

Narasumber : Junaidi Manaf

Curup, Jamkesnews - Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sudah berjalan selama lima tahun nyatanya sudah memberikan manfaat besar kepada ratusan juta pesertanya. Baik yang dilayani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Junaidi Manaf (59) merupakan salah seorang dari ratusan juta orang yang merasakan manfaat Program JKN-KIS.

“Kalau ditanya sejak kapan jadi peserta JKN-KIS, ya sudah lama sekali. Sejak jadi Pegawai Negeri Sipil tahun 1981.  Sudah tua berarti saya ini,” canda Junaidi yang ditemui dikala sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Curup yang terdapat di Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (13/03)

Junaidi yangberprofesi sebagai PNS Daerah Kabupaten Rejang Lebong ini dirawat karena luka jahitan di paha dan betis yang dideritanya belum kunjung sembuh.

“Kemarin itu saya jatuh di selokan. Sudah malam baru pulang ke rumah, hujan pula. Jadi nggak keliatan lagi selokannya, jatuh saya ke situ. Maklum, badannya besar jadi nggak cekatan lagi. Ini saya kembali untuk yang kedua kalinya karena luka ini. Kemarin sudah dijahit sama dokter, sudah pulang ke rumah lagi. Tapi lukanya belum kering juga. Jadi saya datang lagi kemari,” ujarnya.

Junaidi kemudian menjelaskan bahwa dia kembali dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Curup setelah sebelumnya sudah mendapat perawatan di paha dan betisnya. Selain karena luka di paha dan betis, dia juga merasakan sakit di seluruh badannya.

“Ini lukanya belum sembuh karena kemarin gula darahnya lagi tinggi. Kan kalau orang yang gula darahnya tinggi susah kering lukanya dan lagi karena memang saya sudah berumur. Kemarin itu tidak kuat lagi menahan sakitnya, jadi akhirnya saya dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia pun mengaku jika selama ia berobat, ia memperoleh pelayanan yang memuaskan dari para petugas rumah sakit.

“Tidak ada hambatan sama sekali. Pelayanannya juga cepat. Dari dulu sampai sekarang, saya tidak pernah merasa dipersulit kalau berobat pakai jaminan kesehatan. Kalau dulu namanya Askes, kalau sekarang JKN-KIS. Sama-sama baik kualitas pelayanannya," tuturnya.

Ketika ditemui, kondisi Junaidi sudah terlihat membaik. Wajahnya sudah segar dan sudah bisa bercanda. Menurutnya, kini sakitnya sudah jauh berkurang.

"Bengkaknya juga perlahan membaik, hanya saja lukanya belum kering juga. Kalau itu memang sudah maklum, ya namanya juga orang yang mengidap gula darah tinggi. Semoga dengan dirawat lukanya bisa segera sembuh dan kering. Jadi segera bisa pulang ke rumah,” tutupnya dengan tersenyum. (RW/ds)