12 Feb 2019
  |  
Dilihat : 45 kali

Lawan Stroke dengan Senyuman

Narasumber : Irwati

Curup, Jamkesnews - Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan bentuk nyata dari uluran tangan Pemerintah Republik Indonesia kepada masyarakatnya. Sebuah bentuk kepedulian terhadap salah satu jaminan sosial yang sudah seharusnya dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

Irwati (65) merupakan salah satu peserta JKN-KIS yang merasakan betul manfaatnya. Bagaimana tidak, dengan iuran Rp 51.000 keluarganya sudah tidak pusing lagi memikirkan biaya pengobatannya yang relatif besar.

“Kata dokter, saya kena stroke ringan, sebelah badan sudah hampir mati rasa. Jadi harus berobat rutin, kalau nggak badan rasanya nggak keruan. Untungnya saya dan keluarga sudah jadi peserta JKN-KIS. Kalau nggak, entah bagaimana lagi cari biaya berobatnya,” kata Irwat kala mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah Curup di Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (12/02).

Penyakit stroke ringan yang dideritanya memang sudah relatif lama. Diakuinya selama ini selalu membutuhkan bantuan keluarganya untuk melakukan hampir semua pekerjaan berat. Karena kondisi tubuhnya sudah tidak mampu lagi. Juga ditambah usia Irwati yang sudah tidak muda lagi.

“Kadang merasa sedih harus dibantu terus hanya untuk sekedar bergerak. Tapi itulah gunanya keluarga, harus saling tolong-menolong. Saya bersyukur anak-anak baik sekali masih mau mengurus saya. Saya tahu kadang pasti lelah. Tapi mereka tidak pernah ngeluh. Saya bersyukur sekali,” ujarnya.

Irwati pun dengan senang hati memberikan pendapatnya tentang pelayanan yang didapatkannya di Rumah Sakit Umum Daerah Curup.

“Setelah dapat rujukan langsung ke Rumah Sakit. Langsung dibawa ke ruangan. Saya langsung diobatin. Nggak lama-lama. Dokternya juga baik, perawatnya ramah. Ada yang bilang kalau pakai JKN-KIS masih bayar lagi, tapi saya nggak ada bayar lagi sama sekali. Nggak betul itu yang dibilang orang-orang,” ujarnya.

Tidak lupa juga dia mengucapkan rasa haru dan terima kasihnya untuk BPJS Kesehatan.

“Saya juga bersyukur bisa dijenguk seperti ini. Saya rasanya seperti diperhatikan, ditanya bagimana pelayanan rumah sakit, apakah sudah sehat atau belum. Rasanya senang sekali. Sakitnya rasanya berkurang. Terima kasih ya BPJS Kesehatan,” ujarnya sambil tersenyum. (RW/ds)