12 Feb 2019
  |  
Dilihat : 35 kali

Sampai Dengan Anak Ke-4, Masni Percayakan Proses Persalinannya Di Puskesmas

Narasumber : Masni

Tarakan,Jamkesnews – Lazimnya para ibu hamil tentu akan memilih tempat bersalin yang aman, nyaman dengan fasilitas lengkap dan tenaga medis yang andal. Harus diakui puskesmas bukan pilihan utama para ibu hamil untuk melahirkan karena selama ini hanya difungsikan sebagai tempat berobat dan konsultasi selama hamil. Jika dulu kebanyakan masyarakat masih ragu akan hal ini, seiring dengan perkembangan zaman dan luasnya informasi yang bisa dengah mudah didapat kini masyarakat sudah merasa yakin untuk melakukan persalinan di Puskemas.

Semua keraguan apakah bersalin di puskesmas aman dijawab oleh Masni (34) warga Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan yang melahirkan menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat di Puskesmas Karang Rejo Tarakan.

“Sejak anak pertama, saya dan suami sudah memutuskan untuk melakukan persalinan di puskemas. Selain karena dokter mengatakan saya bisa melahirkan secara normal, biaya yang dikeluarkan juga tidak sebesar jika di rumah sakit. Saat proses kelahiran anak pertama, saya belum menjadi peserta JKN-KIS. Jadi saya dan suami masih sangat khawatir akan biaya yang akan kami keluarkan jika harus bersalin di rumah sakit,” ungkap Masni.

Setelah menjadi peserta JKN-KIS pada tahun 2015 lalu, Masni tetap menjatuhkan pilihannya untuk melakukan persalinan di puskesmas. Yaitu pada anak ke-2 nya di tahun 2016, anak ke-3 nya di tahun 2017 dan kini anak ke-4 nya. Melalui pengalaman yang dirasakannya, bersalin di puskesmas aman dan juga nyaman.

“Alhamdullilah, pelayanannya bagus dan penanganannya cepat. Proses persalinan saya semuanya sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan dan tidak ada biaya tambahan yang dikenakan oleh puskesmas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, di ruang bersalin Puskesmas Karang Rejo, Kepala Puskesmas Karang Rejo Tarakan, dr Jumiati mengakui sejak era JKN-KIS terjadi peningkatan pasien yang bersalin di Puskesmas tersebut.

"Sebelumnya hanya dua atau tiga pasien sebulan, sekarang bisa lima orang sebulan yang melahirkan," ungkapnya.

Puskesmas Karang Rejo merupakan salah satu dari empat puskesmas di Kota Tarakan yang melayani persalinan. 3 puskesmas lainnya yang menyediakan layanan persalinan 24 jam, yaitu Puskesmas Sebengkok, Puskesmas Gunung Lingkas, dan Puskesmas Juata Laut. Puskesmas sendiri dapat melayani persalinan normal bagi para ibu yang ingin melahirkan normal. (KA/om)