12 Feb 2019
  |  
Dilihat : 9 kali

Pakai KIS Digital Atau Fisik, Sama-Sama Mantap Betul

Narasumber : Wenny Suciani (27)

Soreang, Jamkesnews – Wenny Suciani (27) seorang pengajar di SMK Yadika Soreang, Kabupaten Bandung. Sebelumnya satu tahun yang lalu Wenny sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS mandiri di kelas 3. Saat ditemui tim Jamkesnews pada Senin (11/02), Wenny berbincang soal pengalamannya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Pada saat melahirkan anak saya pakai JKN-KIS, tinggal tunjukkann kartunya setelah itu langsung dilayani, tidak perlu repot dan lama. Alhamdulillah pelayanannya baik, bidan yang menanganipun sangat cekatan, sampai akhirnya lahirlah anak saya yang pertama," ucap Wenny.

Tidak hanya pada saat melahirkan saja pengalaman Wenny berobatpun ketika sakit ia jalani dengan menggunakan JKN-KIS.

“Saya mah setiap sakit juga selalu pakai JKN-KIS, praktis dan gratis. Mau sakit flu atau sakit batuk, datang saja ke klinik langsung diobati. Ya asal jangan sakit-sakitan saja, yang penting saya dan keluarga sehat selalu. Iiuran yang saya bayarkan inshaa Allah saya ridho dan ikhlas buat membantu yang membutuhkan," tambah guru muda satu anak ini.

Tatkala asyik mengobrol datang seorang petugas BPJS Kesehatan mensosialisasikan Mobile JKN kepada para peserta yang datang ke kantor. Seketika Wenny membuka handphone-nya lalu segera men-download aplikasi Mobile JKN.

“Gampang sekali, hanya register sebagai pengguna, log in, kemudian bisa dirasakan manfaatnya, mau pindah lokasi fasilitas kesehatan, mau cek tagihan iuran, mau lakukan skrining riwayat kesehatan, mau dapat info soal BPJS Kesehatan. Yang jelas, saya tidak perlu jauh-jauh datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan urusan administrasi," ungkap Wenny.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan fitur berupa KIS Digital. Kini peserta dapat menunjukan KIS Digital miliknya pada saat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

KIS Digital mempunyai fungsi yang sama dengan kartu fisiknya, sehingga peserta JKN-KIS tetap berhak memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan, sepanjang kepesertaannya aktif dalam masterfile BPJS Kesehatan.

“Jadi saya cukup tunjukkan saja KIS Digital ini kepada petugas di fasilitas kesehatan. Tidak perlu khawatir lupa kartu tertinggal atau kartu hilang lagi. Mau pakai KIS fisik atau KIS Digital, sama-sama mantul (mantap betul) ya,” tutup Wenny riang. (BS/ir)