12 Feb 2019
  |  
Dilihat : 242 kali

Ada JKN-KIS, Gunawan Tak Khawatir Ditugaskan Dimana Saja

Narasumber : Gunawan

Manokwari, Jamkesnews – Gunawan (34) peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang berprofesi sebagai TNI AD merupakan satu dari jutaan peserta JKN-KIS yang  telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS. Ketika ditemui oleh Tim Jamkesnews di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Gunawan memberitahukan tujuan kedatangannya ke kantor cabang BPJS Kesehatan yaitu untuk mengubah fasilitas kesehatan milik prajurit TNI yang baru saja mutasi.

Sebelumnya, pelayanan kesehatan dan iuran anggota TNI/Polri dikelola oleh Pusat Layanan Kesehatan (Pusyankes) TNI/Polri dan anggota TNI/Polri dan keluarganya hanya bisa berobat ke Rumah Sakit Bhayangkara atau rumah sakit milik TNI. Tetapi, sejak terbentuknya Badan Penyelengaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 1 Januari 2014, asuransi kesehatan TNI/Polri sepenuhnya dikelola oleh BPJS Kesehatan dengan Program JKN-KIS.

Kemudian Gunawan pun menceritakan pengalamannya memanfaatkan kartu JKN-KIS, yaitu ketika sang buah hati didiagnosa terkena Malaria dan harus dirawat di rumah sakit.

“Ketika melihat gejala malaria pada anak saya, saya lantas segera membawanya ke fasilitas kesehatan tempat saya dan keluarga terdaftar di kartu JKN-KIS,” tutur Gunawan.

Mempunyai Jaminan Kesehatan adalah hal yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit beserta keluarganya. Sebab, aktivitas yang tinggi menjaga keamanan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadikan Gunawan sadar pentingnya program JKN-KIS hadir di tengah-tengah masyarakat. Begitu juga saat seorang prajurit ditugaskan ke daerah pedalaman dan perbatasan Indonesia yang rentan akan penyakit.

“Saya seorang prajurit dan saya harus selalu siap kapan saja ditugaskan ditempat lain dan kartu JKN-KIS ini bisa digunakan dimana saja dan sangat bersyukur dan bangga karena dirinya beserta keluarga telah menjadi peserta JKN-KIS. Saya tidak perlu khawatir jika ada anggota keluarga yang sakit, karena semua telah dijaminkan oleh JKN-KIS,” jelas Gunawan.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat harus ikut menyukseskan Program JKN-KIS yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Gunawan mengatakan bahwa prinsip gotong-royong sangat dirasakan dalam Program JKN-KIS, karena seluruh kalangan masyarakat kini dapat memiliki jaminan kesehatan yang sama tanpa ada perbedaan.

“Prinsip gotong-royong benar terwujud, dimana kita bisa melihat sendiri seluruh kalangan masyarakat kini dapat memiliki jaminan kesehatan yang sama dan juga sudah banyak masyarakat yang dibantu biaya pengobatannya melalui program JKN-KIS ini,” tutup Gunawan. (TR/tj)