11 Feb 2019
  |  
Dilihat : 77 kali

Kisah Vita, Jangan Tunda Periksakan Kesehatan

Narasumber : Vita Oktavia

Pekalongan, Jamkesnews - Ketakutan akan biaya perawatan di rumah sakit yang sangat mahal, membuat sebagian masyarakat menunda pengobatan yang seharusnya segera mereka dapatkan. Demikian yang dialami oleh Vita Oktavia, warga asal Pekajangan Pekalongan. Sebagai istri dari seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Vita sebenarnya sudah punya kartu Askes yang berwarna kuning. Tetapi karena selama ini karena belum pernah sakit parah, Vita mengaku belum paham prosedur menggunakan kartu JKN-KIS miliknya. Beberapa bulan yang lalu, Vita merasakan ada benjolan di payudaranya.

"Tapi karena takut dan pertimbangan biaya, jadi waktu itu saya masih menunda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah," kata Vita kepada Jamkesnews, Senin (11/02).

Merasa benjolannya bertambah besar, Vita mencoba mencari informasi alur pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Ternyata tidak sesulit yang ia bayangkan sebelumnya. Melalui pemeriksaan awal di dokter keluarga, Vita kemudian dirujuk ke RSI Muhammadiyah Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Karena ada komplikasi penyakit lain, Vita pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kariadi Semarang.

"Pertengahan Januari 2019, ia menjalankan perawatan di RSUP Kariadi. Karena benjolannya sudah infeksi, akhirnya dilakukan tindakan operasi pengangkatan payudaranya sebelah kanan. Untuk akses pelayanan saya sama sekali tidak mengalami kesulitan," cerita Vita.

Dua hari setelah dirujuk, ia langsung mendapatkan kamar perawatan pelayanan di sini juga sangat bagus, dokter dan perawatnya juga ramah. Vita mengaku tidak merasa dibedakan pelayanannya dengan pasien umum.

“Seandainya saya lebih awal tahu prosedur menggunakan JKN-KIS semudah ini, mungkin penanganannya lebih cepat. Tetapi tidak perlu disesali, akhirnya saya bisa tertolong. Dengan penghasilan suami saya sebagai seorang PNS, untuk membiayai pengobatan dan operasi besar seperti ini mungkin bisa habis biaya banyak kalau tidak pakai JKN-KIS. Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan program ini," ungkap Vita.

Menurut Vita, Program JKN-KIS ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama untuk pengobatan yang memerlukan biaya tinggi dan jangka waktu yang sangat lama. Seperti perawatan yang beliau jalani, masih ada kelanjutannya. Hasil biopsi dari tindakan operasinya belum keluar, untuk menjalankan pengobatan selanjutnya. Apabila ternyata hasilnya memerlukan kemoterapi, bisa dibayangkan akan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi Vita tidak lagi khawatir, sudah ada JKN KIS yang akan menjamin biaya pengobatannya. Harapannya semoga pelayanan bagi peserta JKN KIS semakin baik.(ma/ey)