11 Jan 2019
  |  
Dilihat : 21 kali

14 Rumah Sakit di Kota Balikpapan tetap Layani Peserta JKN-KIS

Balikpapan, Jamkesnews - Mengawali tahun 2019, dukungan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus ditunjukkan oleh fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan dengan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN-KIS.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015, rumah sakit yang telah memenuhi persyaratan dan ketentuan dalam regulasi tersebut dapat melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Salah satu persyaratan wajibnya adalah akreditasi rumah sakit.

“Dalam perpanjangan kerja sama dengan fasilitas kesehatan, tentunya perlu dilakukan rekredensialing (seleksi/penilaian ulang) untuk memastikan manfaat pelayanan kesehatan yang telah diterima peserta sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati. Selain itu, akreditasi juga merupakan syarat wajib bagi Fasilitas Kesehatan yang akan menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Nasional di pasal 67,” ujar Kepala Cabang Balikpapan BPJS Kesehatan Endang Diarty.

Pada tahun 2018, rumah sakit di Kota Balikpapan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan adalah sebanyak 15 rumah sakit, yang terdiri dari 3 rumah sakit tipe B, 10 rumah sakit tipe C, dan 2 rumah sakit tipe D. Sementara pada tahun 2019 ini, BPJS Kesehatan telah melakukan perpanjangan kerja sama dengan 14 rumah sakit di Kota Balikpapan.

Endang menginformasikan bahwa telah beredar informasi yang mengatakan bahwa ada 3 rumah sakit di Kota Balikpapan yang sudah tidak bekerjasama lagi dengan BPJS Kesehatan. "Saya sampaikan saat ini bahwa informasi tersebut tidak benar adanya.  Di Kota Balikpapan terdapat 14 rumah sakit yang dapat melayani peserta JKN-KIS, hanya 1 rumah sakit yang tidak bekerjasama lagi dan bukan termasuk dari 3 rumah sakit yang diinformasikan dalam berita diatas.” kata Endang.

Rumah Sakit Kasih Bunda Kota Balikpapan yang awalnya menjadi rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di tahun 2018, tidak lagi menjadi mitra BPJS Kesehatan di tahun 2019.

Saat dijumpai di ruang kerjanya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina menegaskan bahwa akreditasi merupakan hal penting yang harus dipenuhi oleh rumah sakit untuk menjamin  mutu pelayanan yang diberikan kepada pasien.

“Akreditasi rumah sakit itu wajib di miliki oleh setiap rumah sakit, untuk di Kota Balikpapan ada 1 rumah sakit yang belum bisa diperpanjang kerjasamanya dengan BPJS Kesehatan dikarenakan belum memiliki akreditasi,” ujarnya.

Disambung oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Alwiati menjelaskan untuk Rumah Sakit Kasih Bunda telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait pengajuan akreditasi dan berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana serta SDM yang tersedia pada rumah sakit tersebut. (KA/yo)