11 Jan 2019
  |  
Dilihat : 95 kali

Ratusan FKTP di Semarang Teken Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Semarang, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Semarang kembali melanjutkan kerja sama dengan 278 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Kamis (10/01). Ratusan FKTP tersebut terdiri atas 37 Puskesmas, 72 dokter praktik perorangan, 35 dokter gigi perorangan serta 97 klinik pratama di wilayah Kota Semarang.

Penandatanganan perjanjian kerja sama yang bertempat di Gedung PKK Kota Semarang antara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang seluruh FKTP secara serentak dengan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya Kota (TKMKB) Semarang.

"Terdapat dua kondisi bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk berobat. Pertama adalah melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama dan mengikuti prosedur selanjutnya. FKTP akan selalu menjadi titik awal bagi peserta JKN-KIS untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan. Kondisi kedua adalah ketika kondisi darurat. Pada kondisi tersebut, peserta JKN-KIS bisa langsung masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD)," kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Semarang Asri Wulandari.

Dalam penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut juga disampaikan kembali terkait penggunaan KIS Digital dalam alur pelayanan peserta di FKTP. Selain itu, ia juga mengingatkan lagi kemudahan yang ditawarkan BPJS Kesehatan kepada peserta maupun fasilitas kesehatan mitra dengan diterapkannya sistem rujukan online.

“Dulu kan kalau pasien berobat di FKTP, maka harus membawa surat tujukan ke RS. Kini engan adanya rujukan online ini peserta sudah tidak perlu membawa apa-apa lagi. Karena data rujukannua sudah berbasis online ke rumah sakit yang dituju,” ucap Asri.

Ke-278 FKTP di Semarang yang menandatangi kerja sama di tahun 2019 tersebut juga telah melalui proses kredensialing maupun rekredensialing. Proses tersebut merupakan seleksi fasilitas kesehatan dengan menggunakan standar kriteria teknis sebagaimana diatur pemerintah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, atas pelayanan yang telah diberikan kepada peserta JKN-KIS. Semoga untuk ke depannya kita tetap dapat terus menjalin kerjasama,” tutup Asri.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Semarang Sarwoko menyampaikan, dirinya berharap seluruh fasilitas kesehatan bisa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta JKN-KIS yang berkunjung untuk berobat.

"Kami berharap untuk seluruh klinik, dokter keluarga untuk dapat terus melayani peserta JKN-KIS semaksimal mungkin, karena bagaimanapun juga sudah tugas dari kita untuk memberikan pelayanan yang maksimal,” ujarnya. (ma/hm)