10 Jan 2019
  |  
Dilihat : 45 kali

Pemkot Tasikmalaya Siap Daftarkan Seluruh Penduduknya ke JKN-KIS

Tasikmalaya, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya bersama Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coverage Jaminan Kesehatan Kota Tasikmalaya, Rabu (09/01). Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan perjanjian kerja sama tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya, kegiatan diselenggarakan di ruangan Walikota Tasikmalaya.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman menyambut baik dan sangat mendukung adanya nota kesepahaman tersebut. Pihaknya berharap, perjanjian kerja sama ini akan memperluas kepesertaan Jaminan Kesehatan dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Tasikmalaya, dengan harapan UHC di Kota Tasikmalaya dapat tercapai.

“Saya berharap semakin banyak masyarakat Kota Tasikmalaya yang mendapat jaminan sosial, khususnya jaminan kesehatan, sehingga memudahkan masyarakat apabila memerlukan pelayanan kesehatan serta akan memperoleh manfaat yang sama,” ujar Budi.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya Triwidhi H. Puspitasari menyampaikan bahwa sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 8 tahun 2017 yang isinya agar para pemangku kepentingan mengambil langkah sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing dalam rangka menjamin keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta JKN-KIS.

"Dalam hal ini peran Pemda adalah mengalokasikan anggaran, memastikan seluruh penduduknya terdaftar, menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang berkualitas, memastikan BUMD untuk mendaftar dan membayar iuran, memastikan sanksi administrasi tidak mendapatkan pelayanan publik bagi pemberi kerja yang tidak patuh," katanya.

Sampai dengan bulan Desember 2018, jumlah peserta JKN-KIS sudah mencapai 525.206 jiwa atau 74,29% dari jumlah penduduk Kota Tasikmalaya sebanyak 706.944 jiwa sesuai data Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut 56.510 jiwa dibiayai oleh APBD sebagai penduduk yang didaftarkan oleh Pemda Kota Tasikmalaya. Widhi juga mengimbau kepada masyarakat yang belum mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta jaminan kesehatan agar segera mendaftar sehingga UHC bisa segera tercapai.

"Selain itu bagi peserta yang sudah menjadi peserta jaminan kesehatan agar rutin membayar iuran setiap bulannya sehingga kepesertaannya tetap aktif apabila terlambat membayar iuran secara sistem kepesertaannya akan nonaktif pada tanggal 1 bulan berikutnya. Iuran JKN-KIS adalah suatu kewajiban bagi peserta karena dengan rutin membayar iuran, berarti kita sudah bergotong royong membantu peserta lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutup Widhi. (JS/kh)