08 Jan 2019
  |  
Dilihat : 149 kali

LANJUTKAN KERJASAMA, BPJS KESEHATAN BOJONEGORO TEKEN PERJANJIAN DENGAN 95 FKTP

Bojonegoro, JAMKESNEWS –  BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro menjalin Kerjasama dengan 95 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), terdiri dari 36 Puskesmas, 44 Dokter Praktek Perorangan, 7 Dokter Gigi Keluarga serta 8 Klinik pratama di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Penandatanganan perjanjian kerja sama yang bertempat di gedung Meliwis Putih Bakorwil Kabupaten Bojonegoro ini dilaksanakan antara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dan diikuti oleh seluruh FKTP secara serentak dengan disaksikan oleh Ketua IDI dan Wakil Ketua PKFI Kabupaten Bojonegoro, Selasa (08/01).

FKTP adalah sebagai pintu pertama atau gate keeper dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini dilakukan secara 2 tahap di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban yang akan di selenggarakan pada 9 Januari 2019 mendatang. 

Perjanjian Kerjasama ini sebagai wujud komitmen dari FKTP mitra BPJS Kesehatan sebagai penyedia layanan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Diiringi dengan inovasi yang dilakukan BPJS Kesehatan dimana pada akhir tahun 2018 kemarin dilaksanakan program rujukan online yang diharapkan dapat mempercepat proses rujukan dan memudahkan peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan. 

“Program JKN ini merupakan program bersama sehingga diperlukan kemitraan yang baik antara BPJS Kesehatan, DInas Kesehatan, Organisasi Profesi, Asosiasi Faskes dan seluruh FKTP. Koordinasi dan komunikasi perlu lebih ditingkatkan lagi agar mutu layanan kesehatan JKN lebih optimal” ujar Janoe Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro pada siang itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati, menekankan kepada seluruh FKTP Mitra BPJS kesehatan di Kabupaten Bojonegoro untuk menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada peserta  Program JKN-KIS dengan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan yang terlibat didalamnya, khususnya para dokter. Tidak lupa ia mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak, khususnya kepada BPJS Kesehatan. Menurutnya, apabila pelayanan kesehatan tingkat pertama berjalan baik maka akan muncul efektifitas pembiayaan tanpa mengorbankan mutu pelayanan.

“Mewakili seluruh Puskesmas wilayah Kabupaten Bojonegoro mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat khususnya kepada BPJS Kesehatan. Jika memang Puskesmas dan FKTP lainnya merupakan gate keeper dari pelayanan kesehatan tingkat pertama dapat dijalankan dengan baik maka efektifitas pembiayaan pelayanan kesehatan dapat terwujud dengan baik pula dan tetap memperhatikan mutu layanan kesehatan kepada peserta,” ujar Ninik. (ar/wr)