05 Des 2018
  |  
Dilihat : 479 kali

OSS BERIKAN KEMUDAHAN PENDAFTARAN PROGRAM JKN-KIS BAGI BADAN USAHA

Sintang, Jamkesnews – Dalam rangka memperkenalkan sistem Perizinan usaha dengan terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS). BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan pemahaman kepada peserta khususnya para pelaku usaha mengenai sistem OSS tersebut.

BPJS Kesehatan Cabang Sintang menggelar kegiatan sosialisasi mekanisme integrasi pendaftaran JKN-KIS badan usaha melalui Online Single Submission (OSS) Kepada Pekerja Penerima Upah Badan Usahapada Selasa (04/12).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PPTSP), DISNAKER dan APINDO pada seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Sintang

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang Idham Kholid menyampaikan bahwa Online Single Submission (OSS) adalah salah satu inovasi yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka percepatan dan peningkatan penanaman modal dan berusaha, dengan cara menerapkan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

”Sistem OSS ini dibangun dalam rangka percepatan dan peningkatan penanaman modal dan berusaha, dengan cara menerapkan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 pasal 28 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Pelaku usaha yang telah mendapatkan izin berusaha melalui OSS yang selanjutnya diterbitkannya NIB juga sekaligus terdaftar sebagai peserta Jaminan Sosial Kesehatan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” jelas Idham.

Proses yang cepat dan singkat serta dapat diakses kapanpun dan di mana saja secara online merupakan upaya dalam memberikan kemudahan yang dihadirkan bagi badan usaha dalam melakukan pendaftaran perizinan berusaha

Dukungan yang baik dari berbagai pihak dalam mengimplementasikan sistem OSS ini diharapkan dapat menciptakan peningkatan kepatuhan dan perluasan kepesertaan guna percepatan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2019. (FR/aa)