05 Des 2018
  |  
Dilihat : 16 kali

GURU DAN PEGAWAI TIDAK TETAP(GTT/PTT) KOTA PEKALONGAN MENDAPATKAN PERLINDUNGAN JAMINAN KESEHATAN

Pekalongan, Jamkesnews – Sebanyak 1998 Guru/pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) se-Kota Pekalongan mendapat perlindungan Jaminan Kesehatan Program JKN KIS melalui  mekanisme Bantuan Penghargaan dan Perlindungan (Harlindung). Walikota Pekalongan, H.M Saelany mahfudz mengungkapkan bahwa anggaran pendidikan di Kota  Pekalongan sudah sangat cukup besar yakni mencapai 30%. Sementara itu masih ada para GTT/PTT yang sampai sekarang ini belum mendapatkan penghargaan dan perlindungan atau Harlindung sehingga akan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kedepan.

Walikota berharap dengan adanya jaminan kesehatan tersebut para GTT/PTT di Kota Pekalongan bisa lebih terjamin kesehatanya. “Dengan Harlindung   yang diberikan oleh pemerintah kota,  diharapkan para pendidik bisa lebih baik dalam mendidik serta menjadi penyemangat dalam menciptakan generasi penerus bangsa” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Soeroso lebih rinci menyampaikan, bahwa penerima penghargaan dan perlindungan di Kota Pekalongan syaratnya sudah mengikuti Program JKN KIS, hal ini menurutnya kesejahteraan tidak harus berupa gaji namun jaminan kesehatan juga merupakan sebagai upaya pemerintah untuk mensejahterakan para GTT/PTT yang ada.

Lebih lanjut Soeroso menjelaskan, penerimaan harlindung untuk GTT/PTT sebelumnya dipotong 6% untuk pajak pendapatan, namun berkat upaya dari Walikota Pekalongan saat ini penerimaan Harlindung sepenuhnya utuh tanpa ada potongan yakni 1 juta rupiah untuk kategori k2 dan 500rb untuk non k2, namun 6% tersebut di alihkan untuk pembiayaan Program JKN KIS para GTT/PTT secara mandiri.

Di tahun 2018 ini ada 1998 penerima Harlindung di Kota Pekalongan, melihat jumlah anggaran yang di keluarkan oleh pemerintah yang mencapai Rp12 Milyar per tahun untuk para GTT/PTT, Soeroso berharap para GTT/PTT di Kota Pekalongan ini bisa lebih meningkatkan kinerjanya.

Sementara itu ditemui dalam acara sosialisasi Perpres 82 dengan Aparatur Desa Kabupaten Pekalongan (05/12), Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pekalongan, Yessi Kumalasari menyampaikan bahwa dengan adanya bantuan Harlindung berupa pemberian Jaminan Kesehatan kepada GTT/PTT Kota Pekalongan setidaknya akan membantu pencapaian UHC 2019.Yessi pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Kota Pekalongan yang terus berkomitmen memberikan perlindungan Jaminan Kesehatan terhadap para warganya.

“Mudah-mudahan program Pemerintah Kota Pekalongan terhadap para GTT/PTT ini terus berlanjut, mengingat banyak manfaatnya yang cukup membantu kesejahteraan mereka,” tutur Yessi. (ma/ey)