07 Nov 2018
  |  
Dilihat : 54 kali

Rekredensialing Bantu Tingkatkan Mutu Layanan Puskesmas

Selong, Jamkesnews – Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Selong yang diwakili Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer (PMP) bersama Kepala Seksi Perizinan Dinas Kesehatan Lombok Timur melakukan rekredensialing di Puskesmas Montong Betok, Rabu (07/11).

Rekredensialing sendiri diberlakukan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dengan adanya rekredensialing, FKTP diharapkan mampu memenuhi kelengkapan sarana prasarana, sumber daya manusia, perluasan lingkup pelayanan serta komitmen yang juga sebagai kriteria teknis untuk memperpanjang perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan FKTP.

Menurut Kepala Bidang PMP BPJS Kesehatan Cabang Selong Hazmi, rekredensialing dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan dan meninjau kembali dari segi kelengkapan administrasi, seperti NPWP, Surat Izin Operasional (SIO), Surat Izin Praktik (SIP), Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA), dan Surat Ijin Praktik/Surat Ijin Kerja (SIP/SIK) serta berkas lainnya serta berkaitan dengan sarana prasarananya.

“Pelayanan yang baik kepada peserta JKN-KIS tentu harus ditunjang dari segala aspek, baik dari segi administrasi hingga pelayanannya, dan komitmen untuk terus menjaga pelayanan prima bagi peserta JKN-KIS dapat terus bersama-sama kita jaga. Karena pada dasarnya BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik untuk peserta,” ucap Hazmi.

Senada, Kepala Seksi Perizinan Dinas Kesehatan Lombok Timur Sidartha Fitriadi menambahkan, rekredensialing ini sangat penting, dengan tidak aktifnya atau kurangnya SIO, SIP, SIPA, serta berkas penting lainnya, FKTP tidak layak dijadikan tempat berobat,” tambah Kepala Seksi Perijinan Dinas Kesehatan Lombok Timur Sidartha Fitriadi. Sementara itu, Kepala Puskesmas Montong Betok Syaiful Idris mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pelayanan kepada peserta JKN-KIS yang datang berobat ke Puskesmas tempatnya bekerja. 

“Walaupun masih terdapat beberapa kekurangan, kami tetap berusaha semaksimal mungkin dalam melayani setiap peserta yang datang ke puskesmas, terkait bangunan gedung yang sedang direnovasi. Saat ini kami sedang merenovasi bangunan gedung untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kami. Dengan adanya renovasi ini kami jadi terkendala dengan ruangan untuk pasien rawat inap, untuk itu pasien rawat inap kami arahkan ke FKTP terdekat,” ungkap Syaiful. (ay/yp)