07 Nov 2018
  |  
Dilihat : 17 kali

Bersama Pemkab Nias Barat, BPJS Bahas Program JKN

Nias Barat, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli menggelar Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama pada Selasa siang (06/11) di Kabupaten Nias Barat Tahun 2018. Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Tingkat Kabupaten Nias Barat Tahun 2018 dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat, Sabaeli Gulo yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih pihaknya kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli yang tetap konsisten menyelenggarakan program JKN-KIS.

“Kami mengharapkan agar koordinasi dan komunikasi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintahan Kabupaten Nias Barat tetap berjalan harmonis, sehingga dengan adanya hubungan ini, mutu dan kualitas layanan JKN-KIS semakin baik dan meningkat dari hari ke hari,” ungkap Sabaeli dalam sambutannya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Nias Barat serta turut mendorong kepesertaan JKN-KIS yang menunggak, untuk segera melakukan pembayaran iuran JKN-KIS.

“Kami juga berterima kasih, karena kami selalu dilibatkan dalam forum-forum yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sehingga kami tahu perkembangan program JKN-KIS di Kepulauan Nias, khususnya di Kabupaten Nias Barat,” lanjutnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Harry Nurdiansyah turut mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat beserta beberapa Kepala Dinas  yang turut hadir pada acara tersebut.

“Tercapainya komunikasi yang baik dengan para pihak pemangku kepentingan utama dalam rangka meningkatkan kualiatas Program JKN-KIS, melalui perumusan rencana kerja sama yang strategis, tercapainya pemahaman yang sama dalam mendukung tiga aspek penting yaitu perluasan cakupan peserta, penegakan regulasi nasional, dan peningkatan kualitas layanan, serta terwujudnya Universal Health Coverage (UHC) menjadi tujuan utama kita dalam melaksanakan kegiatan forum ini,” ucap Harry.

Dalam sesi diskusi, Harry juga menjelaskan bahwa, saat ini jumlah penduduk Kabupaten Nias Barat yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS berjumlah 71.544 Jiwa dari 94.492 penduduk Kabupaten Nias Barat atau 75,71% dari jumlah penduduk Kabupaten Nias Barat. Sedangkan penduduk yang belum terdaftar menjadi peserta JKN-KIS berjumlah 22.948 Jiwa.

“Untuk menuju UHC di Kabupaten Nias Barat, dibutuhkan 18.223 jiwa penduduk lagi yang didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS, sehingga jumlah pesertanya menjadi 89.767 jiwa penduduk atau minimal 95% dari jumlah penduduk Kabupaten Nias Barat,” jelas Harry. (HF/ty)