07 Nov 2018
  |  
Dilihat : 129 kali

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kader JKN

Bojonegoro, Jamkesnews – Guna meningkatkan awareness masyarakat dalam membayar iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) secara tepat waktu, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro menggandeng peran serta Kader JKN. Kader JKN merupakan kepanjangan tangan atau mitra dari BPJS Kesehatan untuk membantu dalam hal peningkatan kolektibilitas iuran JKN-KIS.

"Selain itu juga sebagai pemasar sosial dengan tujuan untuk mengubah perilaku masyarakat agar mendaftar menjadi peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) serta membayarkan iuran secara rutin. Selain itu juga sebagai pemberi informasi dan menerima keluhan pelanggan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memastikan program JKN-KIS menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Muhammad Masur Ridwan, Selasa (06/11) dalam dialog interaktif bertajuk Satu Jam bersama Kader JKN.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 24 Kader JKN yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat, mengingat tugas yang diemban terbilang cukup besar dalam menyadarkan masyarakat untuk turut berkontribusi aktif menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS. Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro menggandeng salah satu Kader JKN Oktavian Catur untuk mengajak masyarakat khususnya di Kabupaten Bojonegoro agar disiplin membayar iuran dan untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang peran Kader JKN.

"Saya sangat merasa beruntung dapat bergabung menjadi Kader JKN sebab dengan begitu saya juga turut serta menyukseskan program negara. Memang tidak mudah menghadapi banyak orang dengan berbagai watak dan sifat serta sikapnya yang beragam. Namun kita tetap harus tulus ikhlas pada saat terjun ke lapangan, sebab jika menjalaninya dengan hati maka akan mendapatkan hasil yang maksimal karena proses tidak pernah mengingkari hasil,” ujar Oktavian.

Pada akhir sesi dialog interaktif ini, Oktavian tidak lupa mengingatkan kepada seluruh peserta JKN-KIS untuk rutin membayar iuran agar dapat terhindar dari penghentian layanan sementara dan denda rawat inap. Dengan membayar iuran tepat waktu, tanpa disadari peserta tersebut telah menolong peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan. (wr)