07 Nov 2018
  |  
Dilihat : 15 kali

BPJS Kesehatan Pastikan PRB-MTM Berjalan Lancar Di Paluta

Padang Lawas Utara, Jamkesnews - Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Susan kembali mengingatkan agar seluruh fasilitas kesehatan (faskes) fokus terhadap Program Rujuk Balik (PRB) dengan konsep Medication Therapy Management (MTM) yang melibatkan multi profesi kesehatan. Hal ini disampaikan dalam pertemuan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara dan seluruh Pimpinan Puskesmas se-wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara (06/11).

Implementasi PRB - MTM merupakan tindak lanjut atas Inpres Nomor 8 Tahun 2018 dan Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/2/INST/2018 dimana salah satu poinnya meminta kementrian kesehatan untuk menyempurnakan Program Rujuk Balik dalam pelayanan kesehatan.

Medication Therapy Management (MTM) berfokus pada pelayanan terapi medikamentosa (pelayanan obat) yang komprehensif melibatkan kerjasama antara dokter dan apoteker untuk memastikan pasien mendapatkan informasi yang tepat dan manfaat pengobatan yang optimal.

Filosofi MTM adalah mengoptimalkan fungsi FKTP sebagai care coordinator, yaitu memastikan pasien mendapat pelayanan yang kompresehensif, termasuk pelayanan obat. Peserta PRB merupakan pasien dengan penyakit kronis yang telah dalam kondisi stabil sehingga dirujuk balik oleh dokter spesialis di FKRTL ke FKTL. Setelah pasien dirujuk balik, maka FKTP akan melanjutkan pelayanan kepada pasien. Sebagai care coordinator, FKTP tidak hanya berfokus kepada pelayanan obat-obatan saja, tetapi juga pengaturan pola hidup, pola makan, dan edukasi kesehatan.

Selain itu, melalui MTM diharapkan apoteker dapat berperan aktif dalam memberikan pelayanan obat yang menyeluruh. Peran apoteker sangat besar, karena juga harus memantau apakah pasien mengalami efek samping obat, meminimalisir pengobatan yang tidak efektif, dan memastikan pasien patuh dalam meminum obat.

Sementara itu Susan dalam pemaparannya menjelaskan perihal penerapan PRB di Kabupaten Padang Lawas Utara yang belum berjalan. Hal ini disebabkan tidak adanya apotek di wilayah Kabupaten Padang Lawas  Utara yang mampu menyediakan kebutuhan obat PRB. Mengatasi hambatan tersebut BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan telah mengambil langkah-langkah strategis dengan menjalin kerja sama dengan apotek Kimia Farma untuk melayani PRB di Kabupaten Padang Lawas Utara.

“Selama ini kendalanya tidak ada apotek yang mampu melayani PRB, mereka kesulitan pemesanan obat. Kami telah melakukan kesepakatan dengan Kimia Farma dari Padangsidimpuan, dan akhirnya mereka bersedia melayani walaupun dengan jarak yang cukup jauh. Peserta tidak perlu repot mengambil obat ke Padangsidimpuan, cukup menunggu di Puskesmas Gunungtua, karena Pihak Kimia Farma yang akan mengantar obatnya ke puskesmas Gunungtua,” jelas Susan.

Dalam kesempatan ini juga hadir Pimpinan Apotek Kimia Farma Padangsidimpuan, Norman Iqbal. Ia sangat mengharapkan Dinas Kesehatan ikut memantau pelaksanaan PRB MTM ini terutama dalam pemesanan obat. (HF/fz)