13 Jan 2020
  |  
Dilihat : 43 kali

Fitur Semakin Lengkap, BPJS Kesehatan Gencar Kenalkan Aplikasi Mobile JKN

Jakarta Selatan, Jamkesnews – Seiring dengan semakin bertambahnya fitur di aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan semakin gencar mengenalkan aplikasi tersebut kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang jakarta Selatan. Berdasarkan hasil pantuan Tim Jamkesnews pada hari Jumat (10/01), seluruh petugas terlihat mengedukasi sekaligus membantu peserta yang datang mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN .

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan Unting Patri Wicaksono Pribadi mengatakan bahwa hingga saat ini BPJS Kesehatan terus berupaya untuk menciptakan inovasi terbaru yang dapat diintegrasikan ked ala aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN dapat dimanfaatkan oleh peserta untuk memudahkan peserta JKN-KIS untuk mengakses pelayanan administrasi hingga pelayanan kesehatan, sehingga hingga saat ini BPJS Kesehatan melalui Unting terus menambahkan banyak fitur terbaru di dalam aplikasi tersebut.

“Saat ini dalam aplikasi Mobile JKN selain fitur yang sudah ada, peserta JKN-KIS juga dapat mengetahui ketersediaan tempat tidur di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut, jenis obat yang ditanggung, pendaftaran auto debit serta pendaftaran layanan” ujar Unting.

Unting menambahkan, khusus untuk menu pendaftaran pelayanan, peserta JKN-KIS dapat mengambil nomor antrean untuk berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut (FKTRL), sehingga setelah mengambil nomor antrian tersebut peserta tinggal datang ke FKTP/FKTRL yang dituju dan menunggu untuk diperiksa.

“Aplikasi Mobile JKN dibuat untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS mendapatkan pelayanan, saat ini pun peserta hanya tinggal menunjukkan kartu JKN-KIS digital yang terdapat di aplikasi Mobile JKN untuk berobat. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan serta menginformasikan penggunaan aplikasi Mobile JKN. Dengan adanya beberapa fitur tambahan yang bisa digunakan oleh peserta, saya harap kami benar-benar bisa memenuhi apa-apa saja yang menjadi kebutuhan peserta,” lanjut Unting.

Gencarnya edukasi Mobile JKN ini disambut baik oleh peserta yang datang, salah satunya adalah Anton. Peserta yang tercatat ke dalam segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) itu mengaku datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan penurunan kelas rawat. Ketika diberitahukan jika hal itu bisa dilakukan hanya dengan mengakses aplikasi Mobile JKN, Anton mengaku sangat senang.

“Tentunya jika Mobile JKN ini bisa mengakomodir kebutuhan peserta, pastinya tidak perlu lagi saya dan peserta lainnya harus bolak balik datang ke kantor BPJS Kesehatan. Setelah saya unduh dan coba gunakan, ternyata sangat mudah dan bisa dimengerti oleh semua usia. Selanjutnya saya akan gunakan aplikasi ini saja untuk keperluan saya,” ujar Anton.

Dengan adanya pengembangan terhadap Mobile JKN ini, BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap salah satu layanan publik yang ada di Indonesia. (RI/sw)