01 Des 2019
  |  
Dilihat : 90 kali

BPJS Kesehatan Perkenalkan Autodebit Non Rekening Bank Lewat Zumba

Surabaya, Jamkesnews – Pada hari minggu, jalan Darmo Surabaya memang kerap digunakan untuk kegiatan Car Free Day (CFD). Masyarakat berkerumun di depan Taman Bungkul untuk berolahraga ataupun rekreasi sekedar menikmati makanan dan minuman yang dijajakan oleh pedagang kaki lima. Namun kali ini, minggu (1/12),  tampak ada hal yang berbeda di area tersebut. Pengunjung CFD alih-alih berkumpul di depan Hotel Grand Mirama Mercure, bersiap melakukan senam Zumba. Acara yang digelar oleh BPJS Kesehatan dan PT Finnet Indonesia ini bertujuan untuk memperkenalkan autodebit dengan sistem Non Rekening Bank melalui fitur Mobile Cash (MC).

“Kami dengan bantuan PT Finnet Indonesia memperkenalkan cara untuk membayar iuran BPJS autodebit yang dimana masyarakat tidak perlu punya rekening Bank. Hal ini dapat mempermudah masyarakat untuk rutin membayar iuran, terutama masyarakat yang ada di daerah terpencil,” terang Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso.

BPJS Kesehatan memang sedang gencar-gencarnya mewajibkan peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau terkenal dengan istilah peserta mandiri, untuk memanfaatkan mekanisme auto debet untuk kemudahan membayar iuran bulanan. Menurut Kemal, peserta dapat mengisi saldo kapanpun sesuai dengan kemampuan.

“Peserta bisa menyisihkan saldo setiap hari, sampai dengan saldo tagihan iuran mencukupi dan akan langsung otomatis terdebit,” jelas Pria asal Surabaya tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Finnet Indonesia, Paulus Djatmiko yang juga hadir dalam kegiatan CFD di Surabaya ini menambahkan, kerjasama ini merupakan salah satu upaya Finnet dalam menjalankan komitmen untuk mempermudah dan mendukung pelayanan pada masyarakat, khususnya dibidang kesehatan.  Ia mengatakan bahwa layanan auto debit tanpa melalu bank ini dapat digunakan melalui feature phone dengan cara mendaftar Mobile Cash. Untuk mendaftar program ini, peserta cukup menggunakan telepon seluler 2G dan menghubungi *141*999# (khusus untuk pengguna Telkomsel dan Indosat) lalu memilih menu daftar.

“Mobile Cash ini sudah aktif sejak bulan Mei 2019 dan digencarkan pada bulan Oktober 2019. Intinya kami ingin memudahkan peserta BPJS Kesehatan dengan mendaftar gratis, selain itu biaya adminnya hanya Rp1500/ bulan. Lebih murah dari biaya administrasi di Bank,” jelas Paulus.

Paulus menilai bahwa potensi pengguna feature phone di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih minim fasilitas, masih sangat besar.

“Kami mencoba membantu mencarikan solusi bagi BPJS Kesehatan, melihat potensi bahwa pengguna feature phone yang masih mencapai sekitar 50%-55% pengguna di Indonesia. Selain itu, Kami mendapati pengguna feature phone ini di daerah-daerah terpencil yang jauh dari jangkauan internet dan jangkauan bank,” tambahnya.

Melalui kegiatan zumba ini, Paulus, selain memperkenalkan program Mobile Cash-nya juga ingin mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat melalui olahraga dan makan-makanan sehat.

“Acara hari ini kami menunjukkan bahwa dengan menjaga kesehatan itu bisa lewat olahraga, makan yang sehat, teratur, dan tentu saja dengan membayar iuran BPJS kesehatan,” terangnya.

Sejak Januari 2019, Peserta Mandiri (PBPU) yang mendaftar diwajibkan juga untuk menggunakan sistem auto debet iuran yang akan dipotong langsung dari rekening bank. Berdasarkan data terakhir penmanfaatan auto debet ini sudah mencapai 80% dari total peserta PBPU BPJS Kesehatan. Sisa sebesar 20% peserta tersebut rata-rata memiliki permasalahan administratif seperti kurang data atau tidak lengkap tanda tangan. (ar/ar)