30 Nov 2019
  |  
Dilihat : 27 kali

BPJS Kesehatan Sosialisasikan JKN-KIS pada Peserta Prolanis

Surakarta, Jamkesnews – BPJS Kesehatan menggelar sosialisasi Program JKN-KIS kepada puluhan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dikelola oleh Puskesmas Purwodiningratan Surakarta, Jumat (29/11). Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Erna Diah menyampaikan, langkah tersebut merupakan salah satu wujud tanggung jawab dari BPJS Kesehatan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur dan manfaat yang dijamin Program JKN-KIS. 

“Secara nasional, dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018, pemanfaatan layanan Program JKN-KIS di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) meningkat mencapai 25,20 persen, sedangkan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) meningkat mencapai 44,62 persen. Harapan kami, dengan adanya sosialisasi mengenai upaya promotif preventif, serta bagaimana cara mengelola penyakit kronis yang tepat lewat Prolanis, angka tersebut dapat dikendalikan," kata Erna.

Prolanis merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi dan melibatkan peserta JKN-KIS, fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Adapun saat ini capaian kepesertaan telah mencakup 78,52 persen dari total penduduk di lima kabupaten/kota wilayah Cabang Surakarta. Masing-masing persentase capaian penduduk yang telah terdaftar dalam Program JKN-KIS di Cabang Surakarta, yaitu 94,79 persen penduduk Kota Surakarta, 82,26 persen penduduk Kabupaten Sukoharjo, 80,59 persen penduduk Kabupaten Karanganyar, 70,85 persen penduduk Kabupaten Sragen dan 66,90 persen penduduk Kabupaten Wonogiri.

Salah satu peserta prolanis yang mengikuti sosialisasi, Soetrisno, mengatakan bahwa dia sangat antusias dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Surakarta. Sosialisasi tersebut dinilainya memberi banyak manfaat bagi masyarakat awam yang belum paham betul mengenai Program JKN-KIS, termasuk layanan digital via Mobile JKN yang hadir untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS.

“Saya pensiunan ASN. Sebelum datang ke sosialisasi, pagi tadi saya dan istri ikut senam Prolanis di Puskesmas Purwodiningratan. Tadi disosialisasikan Aplikasi Mobile JKN juga, tadi saya dipandu oleh salah satu petugas dari BPJS Kesehatan untuk mengunduh aplikasi tersebut, ternyata bagus sekali aplikasi ini. Menurut saya, aplikasi Mobile JKN perlu diketahui dan diunduh oleh seluruh masyarakat,” imbuhnya. (ma/fs)