29 Nov 2019
  |  
Dilihat : 13 kali

BPJS Kesehatan Pati Kenalkan JKN-KIS ke Warga Desa Widorokandang

Pati, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Pati melakukan sosialisasi di Desa Widorokandang sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat setempat terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Kamis (26/11). Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pati Bonaventura menjelaskan hal-hal mendasar seperti apa saja hak dan kewajiban peserta JKN-KIS, serta bagaimana menjalani prosedur yang benar di fasilitas kesehatan agar ditanggung BPJS Kesehatan.

"Sesuai amanah undang-undang, seluruh masyarakat wajib untuk menjadi peserta Program JKN-KIS. Untuk menyukseskan Program JKN-KIS ini, salah satunya dalah perangkat desa. Perangkat desa memiliki peran yang penting dalam memberikan informasi terkait Program JKN-KIS kepada masyarakat. Karena perangkat desa adalah pihak yang paling sering bersinggungan dengan masyarakat desa secara langsung, maka akan lebih efektif jika perangkat desa dapat menjadi duta dalam menyukseskan Program JKN-KIS," ucap Bonaventura.

Sementara itu, Kepala Desa Widorokandang Jumito mengatakan, sosialisasi yang diadakan tersebut sangat membantu dalam menambah pengetahuan masyarakat tentang Program JKN-KIS. Ia mengakui, masih ada sebagian warga yang belum paham betul bagaimana tata cara memperoleh layanan kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit dengan memanfaatkan JKN-KIS. Hal ini disebabkan karena latar belakang pendidikan dan ekonomi yang bervariasi.

"Kita sebagai perangkat desa juga merasa terbantu dengan diberikan materi-materi yang dapat membantu masyarakat dalam Program JKN-KIS. Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman peserta sosialisasi, sehingga dapat terwujud penyelenggaraan program jaminan kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” jelas Bona.

Dalam kegiatan tersebut juga, BPJS Kesehatan juga mengenalkan masyarakat dengan aplikasi Mobile JKN, mulai dari mengunduh aplikasi, registrasi, dan pengoperasian aplikasi. Diharapkan dengan menggunakan aplikasi tersebut peserta akan semakin dimudahkan melakukan pengurusan administrasi serta mendapatkan informasi Program JKN-KIS. (ma/mn)