29 Nov 2019
  |  
Dilihat : 16 kali

BPJS Kesehatan Laksanakan Forum, Kasatlantas Himbau Masyarakat untuk Segera Laporkan Lakalantas

 

Batam, Jamkesnews - Demi meningkatkan pemahaman tentang penjaminan manfaat peserta kecelakaan lalu lintas, BPJS Kesehatan Cabang Batam melaksanakan forum koordinasi bersama Ketua Tim JKN Rumah Sakit, PT Jasa Raharja serta Satlantas Polresta Barelang dan Karimun pada hari Kamis (28/11) di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam.

Andi Marissah Hijriyyah Lestari selaku Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Batam mengatakan forum tersebut dilaksanakan untuk membahas permasalahan yang terjadi terkait penjaminan peserta JKN-KIS yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Salah satunya adalah terkait laporan polisi yang digunakan sebagai syarat penjaminan pelayanan oleh BPJS Kesehatan.

“Dalam penjaminan lakalantas, BPJS Kesehatan tidak berdiri sendiri. Kami bekerjasama dengan para pihak, oleh karena itu sudah sepatutnya pertemuan ini dilakukan untuk mendapatkan solusi bersama demi pelayanan yang lebih baik,” ungkap Marissah.

Teuku Fazrial Kenedy selaku Kasatlantas Polres Karimun yang hadir pada forum tersebut mengatakan bahwa komitmen bersama antara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumbagteng Jambi dengan Direktorat Lalu Lintas di wilayah Sumbagteng Jambi beberapa waktu lalu meminta komitmen kepolisian untuk mempermudah masyarakat dalam hal pengurusan laporan polisi. Namun masalahnya, masyarakat tidak meminta laporan polisi di saat kejadian tapi beberapa waktu setelah itu, sehingga terkadang pihaknya merasa kesulitan.

“Masyarakat datang meminta laporan polisi tidak saat kejadian, sehingga TKP sudah bersih dan tidak ada saksi,” ungkap Kenedy.

Menurut Kenedy, kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kejadian kecelakaan lalu lintas dengan cepat tersebut akan menyulitkan masyarakat itu sendiri. Pasalnya petugas akan sulit untuk olah TKP, melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan barang bukti. Jika masyarakat melapor di saat yang bersamaan, menurutnya petugas akan langsung turun ke TKP.

“Lakalantas itu ada piketnya 24 jam, ketika ada laporan petugas akan langsung turun ke TKP,” ungkap Kenedy.

Kenedy menyampaikan, sebaiknya setiap rumah sakit mengambil inisiatif untuk melaporkan kepada kepolisian jika terjadi lakalantas.

“Minimal RS punya kontak satlantas di daerahnya, jadi apabila ada pasien lakalantas bisa langsung menghubungi kami. Masyarakat juga wajib tahu, jika terjadi kecelakaan, siapapun harus melaporkan kepada kami, agar ke depan tidak sulit,” ungkap Kenedy.

Dengan forum koordinasi yang dilakukan, diharapkan permasalahan terkait penjaminan korban lakalantas menjadi lebih optimal, sehingga para pihak dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. (aw/ms)