08 Nov 2019
  |  
Dilihat : 23 kali

PERTEMUAN KEMITRAAN DENGAN PEMANGKU KEPENTINGAN TINGKAT KOTA PAREPARE

Parepare, Jamkesnews – Untuk menunjang optimaliasi pelayanan BPJS Kesehatan dan menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman atas ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan kepesertaan dan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan di Kota Parepare, melalui koordinasi lintas sektor/instansi.

Bertempat di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Parepare dilaksanakan pembahasan bersama dalam bentuk Forum Kemitraan dengan pemangku kepentingan tahap dua tahun 2019 yang dihadiri oleh unsur-unsur pemerintah daerah Kota Parepare, Kamis (07/11).

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Iwan Asaad, sekaligus Ketua Tim Kemitraan Dengan Pamangku Kepentingan Kota Parepare mengungkapkan untuk kepesertaan PBI Daerah dilakukan updating tiap bulan serta akan dilaksanakan harmonisasi data.

“Untuk Kota Parepare terkait kepesertaan PBI Daerah kita melakukan pembaruan tiap bulan hal ini tidak sama dengan daerah lain dimana ini dilakukan karena adanya yang meninggal, pindah domisili, ada pendatang dan ada yang baru lahir inilah yang menjadi patokan untuk sinkronisasi data setiap bulannya dan Dinas Kesehatan sudah menandatangani harmonisasi data yang menjadi tanggungan Pemda untuk bulan berikutnya,” kata Iwan Asaad.

Dalam forum ini Sekda Kota Parepare menyampaikan pula rencana kegaiatan kedepan yang akan dilakukan adalah salah satunya akan kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan ruang penjaminan kerja di FKTP dan kelurahan.

“Pemda akan mencoba mengembangkan sebuah aplikasi, aplikasi ini merupakan turunan dari yang ada di BPJS Kesehatan untuk memberikan ruang pemjaminan kerja bagi teman-teman yang ada di FKTP termasuk yang ada di FKRTL serta dikelurahan dimana fungsi aplikasi ini adalah salah satunya apabila ada penduduk kota Parepare yang meninggal sudah dapat dinonaktifkan di Kelurahan dan menjadi dasar Disdukcapil sebagai admin untuk menonaktifkan kepesertaan” Jelas Iwan.

Sedangkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Mustafa di awal kegiatan menyampaikan terkait jumlah peserta JKN-KIS Kota Parepare dan kondisi fasilitas kesehatan.

“Jumlah peserta JKN Kota Parepare sampai dengan 31 Oktober 2019 sebanyak 150.554 jiwa dengan 26 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan 5 Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan, rasio kecukupan FKTP idealnya adalah 1 berbanding 2.500 jiwa hal ini apabila kita melihat  profil Puskesmas masih ada bedaan penyebaran peserta yang terdaftar sehingga nantinya apabila penyebaran peserta sesuai dengan ketentuan peserta akan terlayani dengan baik.” kata Mustafa.

Mustafa juga menyampaikan bahwa saat ini BPJS Kesehatan telah mengembangkan aplikasi di FKTP dengan aplikasi e-Klaim.

"Tujuannya untuk menyederhanakan prosesi pengajuan klaim dimana selama ini diajukan secara manual tentunya memerlukan waktu yang lama dan tidak efisien secara administrasi, dengan adanya aplikasi ini akan mempercepat proses pengajuan klaim dari FKTP,” tutup Mustafa. (HJ)