06 Nov 2019
  |  
Dilihat : 63 kali

Ikhlas Membantu, Prinsip Fince Kapi Jadi Kader JKN Sorong

Sorong, Jamkesnews – Fince Kapi (39) seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya mengurus sang suami yang berprofesi sebagai nelayan dan 4 anaknya ini ternyata berprofesi sebagai salah satu Kader JKN asal Pondok Segeri, Kelurahan Remu Selatan, Kota Sorong. Wanita yang dikenal aktif dalam bersosialisasi oleh kerabat sekitar ini telah menjadi Kader JKN sejak 2017 yang lalu dan mempunyai segudang pengalaman dalam menjalankan tugasnya sebagai Kader JKN.

Ditemani tim Jamkesnews Rabu (06/11) dalam kunjungan rutinnya ke salah satu rumah peserta JKN-KIS, Fince menceritakan kebanggaanya sebagai seorang Kader JKN yang telah ia jalani selama ini. Demi keberlangsungan Program JKN-KIS, menurutnya Kader JKN mempunyai peran yang cukup penting sebagai pengingat dalam menyadarkan peserta untuk membayar iuran, mendapatkan edukasi dan informasi tentang BPJS Kesehatan dan kepengurusan lainnya.

“Kalau ada peserta yang lupa membayar iuran, kami rutin ingatkan. Kalau ada peserta yang kurang informasi atau bingung cara membayar iuran bagaimana, kami bantu. Kalau ada peserta yang mengalami masalah administrasi, kami bantu selesaikan. Kalau ada peserta yang membutuhkan informasi dan edukasi terkait alur dan prosedur JKN-KIS, kami bantu jelaskan. Dengan niat membantu masyarakat, rutin hampir setiap hari saya lakukan ibadah ini,”katanya.

Tambahnya, Fince merasa bahagia menjadi seorang Kader JKN jika terdapat pesertanya yang merasakan manfaat dengan keberadaanya. Menurutnya hal tersebut menjadi kepuasan tersendiri baginya karena telah menghasilkan sesuatu untuk membantu orang yang membutuhkan. Tak lupa ia menceritakan suka dan duka yang ia alami selama menjadi Kader JKN.

“Asal niat kita baik, jangan dibawa perasaan, kalau terkadang tidak disukai oleh peserta saat berkunjung. Program JKN-KIS ini kan baik, kita harus mempertahankan program ini, ya kadang di jutekin peserta, tidak sedikit juga yang senang kami ingatkan membayar iuran setiap kunjungan, kadang kita juga disambut peserta karena ingin mendapatkan informasi. Yang penting itu torang (kita, red) niat membantu, ikhlas dan semangat melakukan kunjungan, demi Program JKN-KIS ini,” ungkapnya disela-sela kunjungan.

Salah satu peserta JKN-KIS yang sering dikunjungi Fince yaitu Haryati (41) mengungkapkan merasa terbantu dengan kehadiran Kader JKN. Ia yang sempat mengalami tunggakan kini sudah terbayarkan lunas dan memastikan keaktifan kartu milik semua anggota keluarganya berkat kegigihan Fince dalam mengingatkannya membayar iuran.

“Adanya Kader JKN ini sangat membantu kita masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait Program JKN-KIS. Saya merasa terbantu diingatkan rutin membayar iuran setiap kali berkunjung, sekarang saya sudah tidak ada tunggakan lagi dan kartu kami akan kami pastikan aktif terus,” tutur Haryati. (TR/ws)