06 Nov 2019
  |  
Dilihat : 613 kali

BPJS Kesehatan dan Pimpinan Ranting NU Pandan Indah Kompak Gelar Sosialisasi JKN-KIS

Praya, Jamkesnews – Selasa pagi (05/11), Kantor Sekretariat Ranting Nahdhlatul Ulama Desa Pandan Indah tampak ramai dipadati oleh warga Dusun Kereak. Ratusan warga berbondong-bondong menghadiri sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diadakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Selong.

IGN Arie Mayanugraha selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta berkesempatan menyampaikan beberapa informasi seputar JKN-KIS. Selain itu ia juga menjelaskan terkait tata cara pendaftaran peserta mandiri atau peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga yang belum mendaftar mengingat kepesertaan program JKN-KIS berisfat wajib bagi seluruh WNI.

“Bapak dan Ibu yang belum menjadi peserta JKN-KIS diharapkan agar segera dapat mendaftarkan diri. Jenis kepesertaan program JKN-KIS ini terbagi menjadi dua yaitu PBI dan Non-PBI,” tutur Arie.

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pandan Indah mengapresiasi positif kegiatan sosialisasi dan mengajak BPJS Kesehatan untuk bergabung dalam kegiatan rutin PRNU yaitu pengobatan gratis.

Pada kegiatan yang bertajuk pengobatan gratis ini, PRNU Desa Pandan Indah Praya, juga bekerja sama dengan POSKESDES Desa Pandan Indah sebagai penyedia layanan kesehatan untuk masyarakat. Dengan begini, masyarakat yang sakit pun tidak perlu khawatir mencari fasilitas kesehatan terdekat.

Pimpinan Tanfidziah Ranting NU Pandang Indah, Hamdi Jahrin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PRNU kepada masyarakat.

“Pengobatan gratis ini InsyaAllah rutin dilakukan setiap bulannya. Kami juga berterima kasih pada BPJS Kesehatan karena telah membantu menyukseskan kegiatan kami melalui kerja sama ini,” ungkap Hamdi.

Warga Dusun Kereak sangat menyambut positif kegiatan ini karena banyak informasi yang diperoleh warga Dusun Kereak melalui sosialisasi bersama BPJS Kesehatan tersebut. Mereka akhirnya mengetahui cara mengubah kartu yang dulunya masih dalam bentuk lama yaitu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) menjadi bentuk kartu JKN-KIS. Hal itu pun dapat dilakukan dengan memastikan status kartu yang aktif terlebih dahulu.

Adapun selain itu, terkait pelayanan perubahan data peserta yang tidak sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) juga dapat dinikmati oleh warga Dusun Kereak dengan fasilitas Mobile Customer Servise (MCS). Layanan jemput bola ini dapat memudahkan peserta agar tidak perlu mengantri ke kantor cabang untuk mendapatkan layanan. (ay/hf)