05 Nov 2019
  |  
Dilihat : 44 kali

PASTIKAN PEKERJA MENDAPAT JAMINAN SOSIAL, BPJS BERSAUDARA LAKUKAN EVALUASI DENGAN KEMENTRIAN KETENAG

Palangka Raya, Jamkesnews – Dalam rangka memberikan kepastian jaminan sosial terhadap para pekerja yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, BPJS Kesehatan bersama dengan Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program bersama pada Jumat, (01/11) di Ruang Rapat Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam rapat evaluasi ini dihadiri secara langsung oleh Direktur Kepatuhan, Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi, Kasubdit Pengawasan Norma Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementrian Ketenagakerjaan RI Sudi Astono, serta Endang Kusriatun selaku Staf Ahli Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Dalam pertemuan evaluasi tersebut dilakukan pembahasan terkait progres dan capaian pelaksanaan program Jaminan Sosial Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya Bayu Wahyudi mengajak seluruh stakeholder yang terlibat didalam pelaksanaan program jaminan sosial di Provinsi Kalimantan Tengah untuk bersinergi lebih erat dalam menjalankan program jaminan sosial bagi tenaga kerja yang ada di Kalimantan Tengah.

“Bahwa dalam melakukan sinergi ada suatu hal yang harus kita lakukan, yaitu membangun komitmen tentang apa yang akan kita capai bersama. Dalam bersinergi kita juga harus bisa membuat suatu terobosan untuk mencapai tujuan kita. Dengan dilakukannya evaluasi pada hari ini diharapkan ada suatu langkah terobosan terkait jaminan sosial bagi masyarakat sehingga bisa mewujudkan masyarakat indonesia yang sehat, maju, berdaya saing dan mempunyai budaya gotong royong,” jelas Masrur.

Ditempat yang sama, Endang Kusriatun selaku perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menanggapi bahwa pertemuan untuk evaluasi program bersama yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan RI harus selalu dilakukan untuk mengetahui hasil yang telah berjalan dan dapat dilakukan tindak lanjut untuk kedepannya.

“Harapan kita kedepannya ada sinergitas yang erat antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, dan kita hari ini ingin mengetahui sampai sejauh mana kerjasama itu berlangsung dan kedepannya apa yang harus kita lakukan demi kalteng berkah,” ungkap Endang.

Pada kegiatan evaluasi tersebut disampaikan pula progres kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam paparan yang disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan disebutkan bahwa cakupan kepesertaan program JKN-KSI di Provinsi Kalimantan Tengah sampai dengan Oktober 2019 telah menyentuh angka 2.295.233 jiwa atau sebanyak 89,30% dari jumlah penduduk yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. (ka/ma)