05 Nov 2019
  |  
Dilihat : 30 kali

Penilaian KBKP pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Tingkatkan pelayanan Kepada Peserta

Jambi, Jamkesnews - Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan pada Faskes Tingkat Pertama atau yang dikenal dengan KBKP merupakan bagian dari pengembangan sistem kendali mutu pelayanan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan di era JKN-KIS.

Liza Syafriani Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer menyebutkan bahwa sistem KBK mengharuskan setiap klinik atau puskesmas untuk dapat mencapai kinerja secara maksimal agar pembayaran kapitasi dapat dibayarkan penuh 100% tanpa dikurangi. Berdasarkan hal tersebut, komitmen pelayanan menjadi pertimbangan pembayaran tarif kapitasi oleh BPJS Kesehatan kepada faskes tingkat pertama sesuai dengan Permenkes Nomor 52 Tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Program JKN-KIS.

"Penilaian KBKP berdasarkan tiga indikator, indikator angka kontak memantau angka kunjungan sehat dan sakit berdasarkan data aplikasi P-Care, indikator rasio Prolanis berkunjung kembali memantau jumlah kunjungan berulang ke FKTP dan indikator rasio rujukan non spesialistik memantau angka rujukan non spesialistik berdasarkan data P-Care dan data Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL)," jelasnya.

Hasil penilaian KBKP Faskes Tingkat Pertama secara berkala disampaikan kepada Dinas Kesehatan selaku leading sektor pelayanan kesehatan di Wilayah Kota Jambi, seperti yang dilaksanakan pada hari ini (05/11) bertempat di Ruang Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, BPJS Kesehatan melalui Kepala Bidang Penjaminan manfaat Primer menyampaikan penilaian KBKP kepada Dinas Kesehatan. Di wilayah Kota Jambi terdapat 20 puskesmas, 14 Dokter Prakterk Perorangan (DPP), 5 Klinik milik TNI dan POLRI serta 19 Klinik Pratama dengan indeks nilai KBKP berbeda setiap bulannya.

Dari hasil penilaian berdasarkan tiga indikator tersebut terdapat FKTP yang masuk ke zona aman, adapula yang masih masuk ke dalam zona tidak aman. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dan komitmen FKTP Swasta dalam memenuhi indikator penilaian KBKP sehingga menunjukkan peningkatan pencapaian indikator KBKP pada bulan berikutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi dr. Ida Yuliati, M. kes mengapresiasi penilaian KBKP yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan dan bersedia mendorong serta mengajak kepala puskesmas dan para pimpinan klinik untuk meningkatkan indikator penilaian KBKP. "Dengan sistim ini saya berharap agar pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS semakin optimal seiring dengan meningkatnya nilai kapitasi yang dibayarkan kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama," ungkapnya.(aw/aa)