08 Okt 2019
  |  
Dilihat : 118 kali

Puskesmas Mangkurawang Giatkan Prolanis Bagi Penderi Penyakit Kronis

Samarinda, Jamkesnews - Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memiliki sebuah program unggulan yaitu Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Program ini melibatkan peserta, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan BPJS Kesehatan.

Prolanis adalah sebuah sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Untuk memastikan program ini berjalan dengan baik, maka BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda mengunjungi Puskesmas Mangkurawang Kabupaten Kutai Kartanegara yang sedang melaksanakan kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah pada hari ini Puskesmas Mangkurawang mengadakan pemeriksaan darah dan edukasi kesehatan yang langsung disampaikan langsung oleh dokter spesialis jantung, dengan harapan peserta dapat memahami perilaku hidup sehat dan mampu untuk mengimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Hidayatullah Pimpinan Puskesmas Mangkurawang.

Ia menjelaskan disadari atau tidak pergeseran gaya hidup masyarakat sangat mempengaruhi derajat kesehatan, sehingga mengalihkan pola penyakit ke arah penyakit degeneratif.

“Kegiatan Prolanis hari ini kami fokuskan pada pemeriksaan rutin Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT) berupa pemeriksaan kadar gula darah dan kimia darah. Kedua pemeriksaan ini akan rutin kami lakukan bagi peserta Prolanis setiap 6 bulan sekali,” tutur Hidayatullah

Menurut Hidayatullah kedua penyakit tersebut cukup tinggi di wilayah kerja Puskemas Mangkurawang yang disebabkan beberapa faktor salah satunya adalah adalah gaya hidup.

Hasanah (51) salah satu peserta kegiatan Prolanis yang menderita hipertensi menganggap kegiatan ini sangat penting. “Kegiatan ini sangat bagus karena dari pemeriksaan dapat mengetahui kondisi kesehatan peserta yang menderita DM dan hipertensi,” katanya.

Saat ditanya pendapatnya tentang edukasi bagi peserta prolanis ia sangat tertarik pada materi karena disampaikan langsung oleh dokter spesialis jantung.

"Dengan penyuluhan ini menambah pengetahuan saya tentang penyakit hipertensi yang saya derita. Jadi bisa menghindari apa saja yang dapat menyebabkan hipertensi, selain itu juga yang paling saya suka bisa konsul langsung sama pak dokter gratis,” ungkap Hasanah sambil tersenyum.

Hadir memberikan edukasi kepada peserta Prolanis, dr. Miftahul Afandi meyampaikan perlunya menjaga kesehatan jantung dengan melakukan aktivitas fisik, makan makanan yang sehat dan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi garam dan hindari merokok, serta jangan lupa melakukan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.(KA/ej)