08 Okt 2019
  |  
Dilihat : 25 kali

Komitmen Desa Kerakas Jadi Desa JKN di Bangka Tengah

Sungaiselan, Jamkesnews – Desa Kerakas merupakan salah satu desa di Kabupaten Bangka Tengah yang sejak 1 November 2018 menjadi pilot project program Desa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sebagai upaya dalam optimalisasi program tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinan menggelar pertemuan evaluasi pilot project Desa JKN Kabupaten Bangka Tengah, Senin (07/10).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Angga Firdauzie mengatakan Desa Kerakas merupakan desa yang didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah untuk dijadikan sebagai pilot project DesaJKN. Dengan adanya Desa JKN, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan BPJS Kesehatan, khususnya layanan pendaftaran peserta.

"Tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan, jadi masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara mandiri di kantor desa. Desa JKN ini merupakan inovasi BPJS Kesehatan dalam menjalankan Program JKN-KIS untuk membantu masyarakat agar lebih mudah mengakses layanan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Menitikberatkan pada upaya kemandirian masyarakat, konsep Desa JKN meliputi empat aspek yaitu kepesertaan JKN-KIS, pengumpulan iuran, pelayanan kesehatan dan pojok layanan peserta. Tujuannya dengan Desa JKN dapat dibentuk desa yang mampu memandirikan penduduknya untuk dapat berswadaya dan swadana bergabung menjadi peserta JKN-KIS dan dapat menunjang peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah Sugianto menyatakan bahwa Desa Kerakas siap melanjutkan program Desa JKN sebagai amanat undang-undang dan meningkatkan kesehatan masyarakat di desanya. Sampai saat ini, peserta JKN-KIS di Desa Kerakas mencapai 87.34% atau sekitar 1.194 jiwa dari 1.367 penduduk desa yang telah mendapatkan jaminan kesehatan.

“Kerakas merupakan desa yang dijadikan sebagai pilot project Desa JKN, untuk itu kami siap mendukung dan melanjutkan untuk masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera,” ucapnya.

(RW/sa)