06 Okt 2019
  |  
Dilihat : 614 kali

BPJS Kesehatan Jajaki Kerja Sama Dengan Kejari Jember Untuk Pembayaran Tilang dan Iuran JKN KIS

Jember, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Jember mengapresiasi inisiatif Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember yang membuka dan memperkenalkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) beberapa instansi dan lembaga yang bekerjasama kepada masyarakat di lokasi Car Free Day (CFD), Alun-Alun Kabupaten Jember, Minggu (6/12019).
 
Tidak hanya membuka pelayanan pembayaran tilang, dalam PTSP tersebut, Kejari Jember juga menyediakan akses pelayanan informasi hingga pembayaran iuran peserta JKN-KIS penyuluhan hukum serta pelayanan informasi lain, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan, PDAM, BRI, dan BPS.
 
"Kami menyambut baik inisiatif yang dalangi oleh Kejari Jember, dan kami akan turut mendukung," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember Antokalina Sari Verdiana saat ditemui di lokasi PTSP yang dibuka Kejari Jember dan pemangku kepentingan di Jember.
 
Anto, sapaan Antokalina, menerangkan bahwa kerja sama antara BPJS Kesehatan Cabang Jember dan Kejari Jember telah berjalan lama yakni sejak 2015 silam.
 
"Secara khusus kerja sama ini yakni dalam bentuk sosialisasi kepada badan usaha dalam kepatuhan badan usaha untuk memenuhi hak para pekerjanya dengan membayarkan iuran jaminan kesehatan mereka," terang Anto.
 
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa kerja sama pihaknya dengan Korps Adhyaksa di Jember tersebut akan semakin ditingkatkan. Diantaranya dengan menyatukan pelayanan pembayaran tilang oleh pihak kejaksaan dengan pelayanan BPJS Kesehatan, seperti pembayaran iuran dan denda dari peserta program JKN-KIS.
 
Menurutnya apabila hal tersebut terwujud, kolektabilitas iuran dari peserta program JKN-KIS akan semakin meningkat.
 
"Kami tengah menjajaki kerja sama pembayaran tilang dan iuran JKN dapat dilakukan bersama. Saat ini MoU-nya sedang dipelajari," ungkap Anto.
 
Dia juga menambahkan, kerja sama serupa juga dilakukan di daerah lain. "Seperti di Jakarta Selatan yang sudah melakukan pembayaran tilang disatukan dengan pembayaran iuran jaminan kesehatan," imbuhnya.
 
Sementara itu di kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza mengatakan bahwa PTSP  bersama sejumlah pemangku kepentingan di Jember tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik. 
 
Untuk diketahui, PTSP yang diinisiasi Kejari Jember tersebut turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di Jember. Di antaranya BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PDAM Kabupaten Jember, Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej), BRI Cabang Jember, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Jember.(ar/al)