10 Sep 2019
  |  
Dilihat : 204 kali

Makin dekat dengan Masyarakat, MCS Sambangi Desa di Kaki Gunung Rinjani

Selong, Jamkesnews – Layanan jemput bola adalah salah satu strategi BPJS Kesehatan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat di desa – desa. Kali ini, BPJS Kesehatan Cabang Selong bergerak menuju pelosok kaki gunung Rinjani untuk melakukan layanan Mobile Customer Service (MCS).

Senin (09/09), Kantor Desa Sembalun Lawang tampak ramai dikunjungi oleh warga yang hendak melakukan pendaftaran, perubahan identitas kartu, maupun sekedar mendapatkan informasi seputar JKN – KIS. Manfaat MCS ini pun sangat dirasakan oleh sejumlah warga, Musnawi (56) adalah salah satunya.

“Jauh – jauh hari, Pak Kades sudah menginformasikan kalau hari ini akan ada layanan BPJS Kesehatan di kantor desa. Saya sangat senang karena tidak perlu jauh – jauh ke kantor cabang. Di sini akhirnya saya tahu kalau ternyata kartu saya statusnya masih aktif,” ungkap salah satu peserta Penerima Bantuan Iuran ini.

Di tempat yang sama, Adi Mulyanto selaku staf Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta juga menjelaskan bahwa MCS BPJS Kesehatan Cabang Selong rutin dilakukan secara bergantian di setiap kantor Desa di seluruh Kabupaten Lombok Timur.

“Kami sudah punya jadwal MCS terstruktur selama satu bulan. Infonya sudah kami sampaikan sebelumnya kepada kepala desa terkait sehingga warga yang membutuhkan layanan BPJS Kesehatan sudah mempersiapkan berkas – berkas yang akan dibawa ketika mengunjungi layanan jemput bola ini,” kata Adimul, sapaan akrab laki – laki ramah ini.

Berbagai pelayanan bisa diperoleh oleh masyakarat melalui MCS ini. Di antaranya adalah pendaftaran peserta baru, perubahan data, pencetakan kartu, serta pemberian informasi terbaru terkait program JKN – KIS.

“Diharapkan dengan adanya metode ini, dapat meningkatkan kepuasan peserta dan memudahkan peserta untuk mengakses layanan BPJS Kesehatan terutama bagi warga yang memang tempat tinggalnya sangat jauh dari area cakupan kantor cabang, dan Desa Sembalun ini adalah salah satunya,” tutur Adimul.

Peserta lainnya yang berhasil diwawancarai tim Jamkesnews adalah Amaq Melda (38) mengungkapkan bahwa sudah lama ia ingin mengunjungi kantor BPJS Kesehatana. Namun dikarenakan kendala jarak yang sangat jauh membuatnya tidak sempat  untuk ke sana.

“Saya sekedar ingin tahu informasi tentang JKN – KIS  Berhubung sekarang kantor BPJSnya yang datang, sekalian saja saya tanya. Alhamdulillah, saya sekeluarga ternyata terdaftar sebagai penerima kartu JKN – KIS yang ditanggung pemerintah,” ungkap Amaq Melda ketika menerima kartu peserta PBI APBN miliknya.

Adapun bersamaan dengan MCS tersebut, juga dilakukan pendistribusian kartu JKN – KIS segmen PBI APBN khusus untuk warga Kecamatan Sembalun. Warga desa pun berharap kegiatan ini dilangsungkan secara berkala, sehingga meminimalisir menumpuknya antrian di kantor cabang dan juga dapat mendekatkan BPJS Kesehatan kepada masyarakat. (ay/hf)