08 Sep 2019
  |  
Dilihat : 417 kali

BERSAMA ADE RAI, KOMUNITAS MAKASSAR SIAP TERAPKAN POLA HIDUP SEHAT

Makassar, Jamkesnews - Suasana ruang Sipakatau gedung pola Kantor Walikota Makassar Kamis (05/09) nampak ramai dari hari biasanya. Keramaian tersebut ternyata dari berbagai komunitas di Makassar yang hadir untuk mengikuti sosialisasi program JKN-KIS dan pola hidup sehat yang menghadirkan Brand Ambassador BPJS Kesehatan, Ade Rai.

Sosialisasi tersebut menghadirkan kurang lebih 100 peserta dari 19 Komunitas yang ada di Makassar. Diantaranya komunitas Think Survive, Komunitas Pecinta Yoga, Komunitas Makassar Berkebun, Sobat Budaya Makassar, Blogger Anging Mammiri, Ibu-ibu doyan nulis, komunitas masak, komunitas Kompasiana, Komunitas youtuber dan lain-lain.

Dalam sosialisasi tersebut Ade Rai memberikan tips agar masyarakat bisa mengatur pola makan dan melakukan aktifitas yang bisa membakar lemak serta mengencangkan otot. Ade juga menambahkan bahwa makan harus benar benar dikontrol, sumber-sumber gizi harus seimbang. Menurutnya puasa adalah salah satu cara untuk mengontrol asupan yang berlebihan

“Lakukan aktivitas kecil, seperti push up untuk mengencangkan otot. Makanannya harus diatur agar lemak tidak menumpuk,” kata Binaragawan Indonesia ini.

Aktivitas mengencangkan otot snagat dibutuhkan untuk melakukan pembakaran kalori, gula dan lemak. Di mana jika tidak dilakukan ditambah pola makan yg tidak teratur dan terukur bisa menimbulkan penyakit.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Greisthy E.L Borotoding menyampaikan bahwa dengan kehadiran Ade Rai sebagai Brand Ambassador BPJS Kesehatan, diharapkan bisa memberikan pengaruh kepada komunitas masyarakat yang hadir agar dapat merubah pola hidup yang lebih sehat.

“Tentunya dengan kehadiran Ade Rai sebagai brand ambassador BPJS Kesehatan itu akan memberikan stimulus yang baik dalam meningkatkan motivasi komunitas untuk berperilaku hidup lebih sehat dan bugar sehingga dengan demikian akan memberikan pengaruh yang baik bagi masyarakat disekitar komunitas untuk melakukan hal yang sama,” ungkap Greisthy.

Sekda Kota Makassar, Muhammad Ansar juga mengapresiasi rangkaian acara yang dikemas dengan diskusi ini. Menurutnya, menerima pengetahuan tentang pola hidup sehat dari praktisi seperti Ade Rai merupakan hal yang sayang untuk dilewatkan.

“Saya tadi sengaja tinggal lebih lama untuk dengar penjelasan langsung dari Mas Ade Rai. Ada pengetahuan soal kesehatan yang sebenarnya sangat sederhana tapi berefek besar dalam kesehatan kita,” ujar Muhammad Ansar.

Salah satunya, kata Ansar, yakni perhatian soal asupan makanan yang seringkali luput dari perhatian. Apalagi di Makassar yang dikenal dengan kuliner yang kaya lemak hewani, seperti coto atau konro.

“Makassar kaya dengan kuliner bahan dasar daging atau ada lemaknya, seperti coto. Ternyata ada aturannya, bisa makan tapi jangan berlebih. Itupun harus diimbangi dengan olahraga atau gerak fisik untuk membakar lemak menjadi energi,” jelasnya. (WR)