06 Sep 2019
  |  
Dilihat : 162 kali

Perkenalkan Inovasi Baru, BPJS Kesehatan Merauke Sampaikan Layanan Autodebit Kepada Peserta

Merauke, Jamkesnews – BPJS Kesehatan yang ditugaskan untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) selalu berupaya untuk meningkatkan kemitraan bersama lembaga pemerintah dan terus melakukan sosialisasi kepada peserta secara terus menerus di wilayah Kabupaten Merauke. BPJS Kesehatan Cabang Merauke saat ini dengan gencarnya melakukan Pemberian Informasi Langsung (PIL) kepada peserta yang dilaksanakan kepada setiap hari kepada peserta yang datang.

Harapannya seluruh Peserta yang diedukasi dapat mengerti, memahami, dan ikut berpartisipasi dalam mendukung Program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

“PIL ini merupakan pendekatan yang dilakukan dari BPJS Kesehatan kepada peserta saat ini, guna untuk memperkenalkan inovasi-inovasi terbaru terkait pelayanan kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan kepada peserta. Misalnya ketentuan umum layanan autodebit,” kata Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Yulisna Sahetapy saat dijumpai tim Jamkesnews diruang kerjanya, Jumat (06/09).

Ditambahkanya bahwa untuk peserta yang baru mendaftar dan ingin membayar iuran pertama melalui mekanisme autodebit, maka setelah masa tenggang 14 hari akan dilakukan pendebetan sesuai siklus yang telah di tetapkan. Dalam PIL, petugas frontline harus menyampaikan skema pemotongan iuran pertama kepada calon peserta dan apabila peserta tidak berkenan dengan skema pemotongan iuran pertama tersebut, maka peserta dapat melakukan pembayaran iuran pertamanya melalui kanal pembayaran lain. Namun demikian peserta tetap wajob mendaftar autodebit untuk pembayaran iuran kedua dan selanjutnya.

Jika sampai dengan masa 30 hari peserta baru tersebut belum membayarkan iuran pertamanya, secara otomatis Virtual Account (VA)  akan di non aktifkan. Pada bulan berikutnya BPJS Kesehatan akan melakukan reaktivasi VA dan iuran pertamanya akan dilakukan mekanisme autodebit.

“Terima kasih atas penjelasannya tentang layanan autodebit dan ketentuan alur pelayanan kesehatan dari Program JKN-KIS. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi pengalaman dalam mengurus kepesertaan yang baru dan mempermudah proses pembayaran iuran,” kata Indasari salah satu peserta yang ditemui saat setelah mendapatkan pelayanan. (TR/ds)