13 Agt 2019
  |  
Dilihat : 624 kali

RAIH UHC, KABUPATEN MAROS TERIMA PENGHARGAAN

Maros, Jamkesnews — Pemerintah Kabupaten Maros kini resmi menjadi salah satu kabupaten di wilayah kerja cabang Makassar yang kembali berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). UHC sendiri merupakan wujud cita-cita dari Program JKN-KIS yang telah ditargetkan BPJS Kesehatan hingga 1 Januari 2019.

Keberhasilan Kabupaten Maros dalam mencapai UHC tersebut dibuktikan dengan dilakukannya pemberian piagam penghargaan dari BPJS Kesehatan yang dilaksanakan tepat di Upacara pemberian penghargaan Satya Lencana bagi Aparatur Sipil Negara yang telah menjalani masa kerja 10, 20 dan 30 tahun, Senin (12/08).

Piagam penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Greisthy E.L Borotoding dan diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Takalar M. Hatta Rahman.

Menurut Greisthy, terwujudnya UHC di Kabupaten Maros tersebut menambah daftar wilayah kerja Cabang Makassar yang telah berhasil meraih UHC setelah Kab. Takalar.

“Kegiatan UHC ini merupakan realisasi atas komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Maros dalam memberikan Jaminan Kesehatan secara menyeluruh kepada penduduk Kabupaten Maros dan Kami harap seluruh kabupaten dan kota di wilayah kerja cabang Makassar juga bisa segera menyusul meraih UHC seperti Kabupaten Maros dan Takalar,” ujar Greisthy.

Dalam Kesempatan yang berbeda, Bupati Maros M. Hatta Rahman, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pihak yang telah bersinergi mewujudkan UHC di Kabupaten Maros.  

“Dalam upaya mewujudkan UHC  di Kabupaten Maros, saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial karena pencapaian UHC di Kabupaten Maros terhitung mulai tgl 1 Agustus 2019 akhirnya berhasil kita raih. Artinya sudah ada 96,28% penduduk Maros yg tercover oleh JKN. Hal ini tentu mengurangi keluhan masyarakat, termasuk yg sering viral di medsos,” ucap M.Hatta.

Sampai dengan Juli 2019 Kabupaten Maros tercatat telah meraih 96.28% jiwa yang sudah di-cover kedalam Program JKN-KIS dengan rincian 158.469 dibiayai Pemerintah Pusat (APBN), 79.092 dibiayai APBD, 81.722 merupakan Peserta Penerima Upah (PPU), dan 43.340 adalah Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri. (WR)