12 Agt 2019
  |  
Dilihat : 259 kali

TINGKATKAN PEMAHAMAN PROGRAM JKN-KIS, BPJS KESEHATAN CABANG WATAMPONE KUMPULKAN BADAN USAHA.

Watampone, Jamkesnews – Sebagai upaya pemahaman kepada peserta dari segmen Badan Usaha, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Watampone melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan sekaligus gathering Badan Usaha yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Senin (12/08).

Kegiatan tersebut selain dihadiri oleh para perwakilan dari Badan Usaha juga dihadiri pula oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bone.

“Program JKN-KIS adalah program pemerintah yang sangat bermanfaat. Tentu saja manfaat tambahan dari terselenggaranya Gathering Badan Usaha ini selain mendapatkan informasi terbaru terkait Program JKN-KIS, diharapkan antar Badan Usaha dapat saling terkoneksi atau bahkan dapat memperkenalkan produk satu sama lainnya,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Hartono Purba dalam sambutannya.

Hartono mengatakan bahwa demi keberlangsungan Program JKN-KIS yang berkesinambungan dan agar terwujudnya Universal Health Coverage bukan hanya menjadi tanggungjawab BPJS Kesehatan, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah, seluruh stakeholder dan peran serta dari seluruh lapisan masyarakat.

“Saya semula belum paham betul apa-apa saja manfaat dari menjadi peserta BPJS Kesehatan, namun karena petugas BPJS Kesehatan yang memberikan sosialisasi dan datang ke kantor akhirnya saya menjadi tahu benar manfaat menjadi peserta BPJS Kesehatan berdasarkan kelasnya masing-masing.“ Ungkap Afrizal, salah satu pegawai dari Badan Usaha, PT Putra Abadi Gemilang.

Menurut pengakuannya, ia telah merasakan manfaatnya secara langsung saat istrinya melahirkan dan membutuhkan penanganan intensif karena saat itu mengalami pendarahan.

"Kalau saya hitung jumlah biayanya sekitar 20 juta lebih dan ternyata ditanggung semua oleh BPJS Kesehatan," jelasnya.

Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bahwa setiap penduduk Indonesia wajib dalam Program Jaminan Kesehatan, termasuk juga Peserta Penerima Upah (PPU) atau yang lebih kita kenal dengan para pegawai dari Badan Usaha. Sehingga, para pemberi kerja pun berkewajiban mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta Jaminan Kesehatan kepada BPJS Kesehatan dengan membayar iuran.

“Kegiatan ini sangat penting, semoga bermanfaat bagi BPJS Kesehatan dan Badan Usaha itu sendiri. Disamping itu kita dapat bersilaturahmi dengan Badan Usaha-Badan Usaha lainnya. Kami menyampaikan juga apresiasi kepada BPJS Kesehatan, dan saya lihat juga peserta yang hadir saat ini lebih banyak dari tahun sebelumnya,“ tutur H.Alimuddin Massappa, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bone dalam acara tersebut.

Pada kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada Badan Usaha terpilih sebagai wujud apresiasi BPJS Kesehatan terhadap Badan Usaha yang patuh dalam pembayaran iuran dan ketepatan dalam pemberian data pegawainya.