11 Jul 2019
  |  
Dilihat : 88 kali

Perluas Informasi INSIDEN, BPJS Kesehatan Denpasar Gandeng Jasa Raharja

Denpasar, Jamkesnews – Integrated System For Traffic Accident  (INSIDEN) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dan tersedia di Fasilitas Kesehatan  serta merupakan koordinasi manfaat antara BPJS Kesehatan dan PT. Jasa Raharja (Persero) terkait proses penjaminan terhadap korban Kecelakaan Lalu Lintas (KLL) secara elektronik. BPJS Kesehatan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan INSIDEN agar seluruh masyarakat mengetahui manfaat dan tujuan adanya aplikasi INSIDEN tersebut. Hal inilah yang turut dilakukan oleh BPJS Kesehatan bersama PT. Jasa Raharja (Persero) melalui talkshow interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Denpasar pada Rabu (10/07).

Pada dialog interaktif yang dihadiri oleh Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Ni Made Adhe Sugi Windariani bersama Kasubag Pelayanan Klaim PT. Jasa Raharja (Persero), A.A. Prasojo, kembali pendengar diingatkan bahwa untuk pengurusan administrasi penjamin bagi korban KLL sangatlah mudah dengan adanya aplikasi INSIDEN.

“BPJS Kesehatan saat ini telah mengembangkan integrasi sistem yang disebut INSIDEN. BPJS Kesehatan dan PT. Jasa Raharja (Persero) melakukan koordinasi penjaminan kecelakaan lalu lintas melalui aplikasi INSIDEN,” ungkap sang Penyiar Ni Putu Widhyawaty.

“Manfaat INSIDEN yaitu mempermudah pengurusan administrasi penjaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan mendapatkan informasi penjaminan secara real time atau transparan bagi rumah sakit, INSIDEN ini juga mempermudah koordinasi penjaminan yang lebih cepat, tepat dan akurat antara BPJS Kesehatan dan PT. Jasa Raharja,” ungkap Adhe Sugi.

Masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas tetap wajib mengurus Laporan Polisi karena laporan polisi salah satu syarat penjaminan Jasa Raharja. Untuk itu, masyarakat juga diharapkan proaktif melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polisi terdekat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila mengalami kasus kecelakaan lalu lintas untuk segera mengurus surat laporan polisi. Laporan polisi adalah syarat penjaminan Jasa Raharja. Untuk itu, masyarakat juga diharapkan proaktif melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polisi secepatnya sebagai persayaratan administrasi penjaminan, karena Jasa Raharja sebagai penjamin pertama akan membiayai pelayanan kesehatan sampai dengan plafon Rp 20.000.000 juta. Apabila melebihi, akan dijamin BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan,” jelas Prasojo.

Terobosan aplikasi INSIDEN dari BPJS Kesehatan dan PT. Jasa Raharja (Persero) ini telah berjalan efektif hingga saat ini dan telah diaplikasikan oleh seluruh faskes.

“Jadi keunggulan yang didapat dengan adanya aplikasi INSIDEN salah satunya adalah untuk mengifisienkan waktu pengurusan administrasi penjaminan korban kecelakaan lalu lintas karena tidak perlu lagi mengurus ke kantor BPJS Kesehatan dan tentunya akan lebih praktis karena langsung ditangani oleh faskes melalui aplikasi INSIDEN ini,” cetus Widhyawaty (ay/al)