06 Jun 2019
  |  
Dilihat : 1473 kali

Libur Lebaran Tetap Bisa Dapat Pelayanan JKN-KIS

Pekalongan, Jamkesnews - Demi mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat, BPJS Kesehatan tetap membuka pelayanan menjelang sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri yaitu tanggal 3, 4 dan 7 Juni 2019 dengan pelayanan piket oleh duta BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan, untuk mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Untuk wilayah kerja Kantor Cabang Pekalongan pelayanan piket pada hari libur ini meliputi wilayah kerja Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang.

Novek Eko Susanto, salah satu petugas yang piket, mengatakan, pelayanan ini dibuka selama setengah hari dari jam 8.00 sampai jam 12.00 WIB, untuk selanjutnya pelayanan dilakukan oleh petugas yang standby on call.

Sementara Kasturah (46), salah satu peserta dari Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan mengatakan, dirinya merasa terbantu dengan adanya pelayanan BPJS Kesehatan di saat libur lebaran. Kasturah mendaftarkan anaknya yang baru lahir di RSUD Kraton.

”Alhamdulillah untung BPJS Kesehatan tetap buka di waktu libur ini, istri dan anak saya tetap mendapatkan pelayanan JKN-KIS di rumah sakit seperti hari biasa walau di saat liburan seperti ini, ” ujar Kasturah.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Pekalongan Somiyati mengatakan bahwa pihaknya memang sudah menugaskan dan mengintruksikan jadwal piket untuk duta BPJS Kesehatan Pekalongan, untuk tetap memberikan pelayanan dari menjelang hingga pasca Hari Raya Idul Fitri.  Seluruh rumah sakit dan FKTP seperti Puskesmas di wilayah kerja Pekalongan pun memberikan kesiapan pada hari libur ini untuk tetap beroperasi, jadwal piket dokter pun sudah dikoordinasikan dengan BPJS Kesehatan Pekalongan.

"Semua fasilitas kesehatan seperti rumah sakit maupun Puskesmas tetap memberikan pelayanan dari sebelum dan sesudah lebaran. Dan bukan hanya untuk masyarakat pekalongan saja tetapi juga untuk mengantisipasi para pemudik yang mungkin akan membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Somiyati.(ma/ey)