31 Mei 2019
  |  
Dilihat : 81 kali

PASTIKAN PRB BERJALAN OPTIMAL, BPJS KESEHATAN BANJARMASIN GELAR KOORDINASI PIC PRB FKRTL

Banjarmasin, Jamkesnews –Program Rujuk Balik (PRB) merupakan salah satu program unggulan yang dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta. Oleh karenanya, untuk memastikan pelaksanaan PRB berjalan optimal di tahun 2019, BPJS Kesehatan kembali melaksanakan sosialisasi serta evaluasi implementasi PRB kepada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) mitra BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Jum’at (31/05).

PRB sendiri merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di faskes tingkat pertama atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis/sub spesialis yang merawat.

“Ketentuan rujuk balik sebenarnya sudah diatur dalam permenkes 28 Tahun 2014 dimana disebutkan FKRTL wajib merujuk kembali peserta yang sudah dapat dilayani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang merujuk. Hal ini tentu saja dilakukan agar peserta mendapat kemudahan akses pelayanan kesehatan dan mendapatkan obat, tidak perlu harus jauh-jauh ke rumah sakit dan harus mengantri yang lumayan lama karena jumlah pasien di rumah sakit pastinya lebih banyak dibandingkan yang ada di FKTP,” jelas Kepala Bidang Penjamin Manfaat Rujukan Aninda Yusdhita.

Aninda mengatakan selain memberikan kemudahan kepada peserta, PRB juga memberikan keuntungan  kepada fasilitas kesehatan. untuk FKRTL dengan adanya PRB tentunya dapat mengurangi waktu tunggu pasien di poli rumah sakit. Dengan PRB tentunya akan meningkatkan peran fasilitas kesehatan dalam menangani penyakit kronis sehingga kualitas pelayanan spesialistik dan fungsi spesialis sebagai koordinator dan konsultan manajemen penyakit juga meningkat. Hal ini tentunya dapat meningkatkan derajat dan kualitas rumah sakit.

Pada pertemuan yang menghadirkan Person In Charge (PIC) PRB FKRTL dibahas mengenai peran pentingnya dalam hal memberikan edukasi dan penyampaian informasi kepada peserta, selain itu menjadi perantara untuk berkoordinasi dengan dokter penanggung jawab pasien dan pastinya penginputan data pasien ke dalam aplikasi.

“Oleh karena pentingnya peran PIC PRB FKRTL, maka kita harus memastikan seluruh PIC sudah paham dan satu persepsi mengenai tugas dan tanggung jawabnya. Pada pertemuan ini kembali dijelaskan kembali mengenai mekanisme pendaftaran PRB, ketentuan mengenai pelayanan obat rujuk balik, serta cara penginputan pada aplikasi. Hal ini dilakukan untuk benar-benar memastikan semua PIC memang paham sehingga pelaksanaan PRB di lapangan dapat berjalan dengan lancar.” Tambah Anindha.

Di akhir pertemuan Anindha menyampaikan ucapan terima kasih kepada FKRTL yang telah memberikan komitmennya mendukung pelaksanaan PRB berjalan optimal. Karena pelaksanaan PRB ini memang perlu dukungan dan pemahaman dari seluruh pihak, baik dari FKRTL maupun tenaga medis yang ada di dalamnya, sehingga mutu pelayanan dapat terus ditingkatkan dan kepuasan peserta semakin terjamin. (KA/gn).