12 Apr 2019
  |  
Dilihat : 425 kali

TINGKATKAN REKRUTMENT PESERTA MELALUI KERJA SAMA STRATEGIS DENGAN DINAS KETENAGAKERJAAN

Toraja Utara, Jamkesnews - Salah satu langkah yang dilakukan oleh duta BPJS Kesehatan untuk mempeluas cakupan Kepesertaan JKN-KIS adalah dengan mengadakan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Daerah. Dalam mencapai misi memperluas kepesertaan dan penegakan kepatuhan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial tentunya diperlukan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Dinas Tenaga Kerja.

Mengacu pada hal tersebut kemudian dilaksanakan forum berupa Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Toraja Utara dan BPJS Kesehatan Cabang Makale tentang Sinergi Perluasan dan Peningkatan Kepatuhan Dalam Penyelenggaran Program Jaminan Sosial, Jumat (12/04).

Perjanjian kerja sama ini dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Toraja Utara, Kepala Bidang Perluasan Kepesertaan dan Kepatuhan, Petugas Pemeriksa BPJS Kesehatan.

“Sesuai dengan amanat Undang-Undang melalui Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pasal 6 ayat 1 yaitu bahwa setiap penduduk Indonesia wajib ikut serta dalam program Jaminan Kesehatan, maka fokus utama BPJS Kesehatan saat ini adalah terus memperluas keberadaan program JKN-KIS agar dapat mencapai seluruh kalangan masyarakat,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Rudy Widjajadi.

Adapun tujuan perjanjian kerja sama ini adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Kesehatan baik di tingkat pusat maupun daerah dengan mensinergikan fungsi yang didasarkan saling membantu, mendukung, dan saling sinergi agar penyelenggaran program ini dapat berjalan secara efektif, efisien, dan terkoordinasi.

Salah satu langkah untuk menyukseskan perjanjian ini adalah melalui Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional kepada pemberi kerja, serikat pekerja/serikat buruh dan organisasi pengusaha, atau kelompok pekerja mandiri, serta pertukaran data dan informasi baik secara manual maupun elektronik sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama.

Kepala Dinas Disnaker, Andarias Sanda Bunga menyambut baik adanya perjanjian kerja sama ini. Andarias menyatakan siap untuk mendukung program pemerintah ini serta menyediakan data yang valid untuk mendukung berjalannya penyelenggaraan Jaminan Sosial.

"Disnaker siap menyukseskan Program JKN-KIS ini, kita akan menyediakan data yang valid," ungkapnya.

Andarias juga menambahkan bahwa Jaminan Kesehatan adalah salah satu program vital yang wajib dimiliki oleh setiap pekerja, dan mengharapkan agar semua Badan Usaha atau pemberi Kerja segera mendaftarkan pekerjanya menjadi bagian dari Program JKN-KIS.

"Pemberi Kerja harus melindungi para pekerjanya dengan mendaftarkan mereka pada Program JKN-KIS," harap Andarias.

Perjanjian kerja sama ini adalah langkah strategis dalam optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) bukan hanya menjadi tujuan BPJS tetapi menjadi tujuan bersama yang diiringi dengan kepatuhan dari seluruh pihak yang terlibat. BPJS Kesehatan dan dinas tenaga kerja harus lebih optimal dalam menjalin kerja sama, bersinergi dan memadukan langkah untuk mencapai UHC di Kabupaten Toraja Utara.