12 Apr 2019
  |  
Dilihat : 9 kali

Aplikasi E-Dabu dan Mobile JKN mempermudah Badan Usaha

Polewali, Jamkesnews – Dalam rangka meningkatkan kemudahan kepada badan usaha dalam hal mengolah data pegawai terkait kepesertaan pada Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Kantor Cabang Polewali menggelar kelas Elektronik Data Badan Usaha (E-Dabu) kepada Person In Charge (PIC) badan usaha yang baru terdaftar di Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (10/04).

Aplikasi E-dabu adalah salah satu aplikasi yang dibuat oleh BPJS Kesehatan dengan tujuan untuk memudahkan badan usaha untuk mengelola kepesertaan pegawainya mulai dari proses pendaftaran, mutasi peserta sampai dengan melihat tagihan iuran badan usaha.

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Polewali, Lutfy Alman Paluti Amba mengungkapkan bahwa dengan dilaksanakannya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman PIC badan usaha terhadap penggunaan aplikasi E-dabu sehingga dapat mengoperasikannya dengan baik.

“Jadi PIC atau HRD dari badan usaha yang sudah terdaftar, tidak perlu repot-repot lagi untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan jika terdapat penambahan pegawai baru maupun mutasi kurang jika terdapat pegawai yang berhenti. Cukup menggunakan aplikasi E-Dabu saja,” terang Lutfy.

Dilaksanakan di ruang rapat BPJS Kesehatan Kantor Cabang Polewali kegiatan yang dihadiri 15 PIC badan usaha tersebut dimulai dengan pemaparan tentang tata cara penggunaan aplikasi hingga fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi E-Dabu.

“Pada kegiatan ini juga akan dilakukan simulasi langsung penggunaan aplikasi E-Dabu, sehingga pemahaman rekan-rekan PIC badan usaha akan semakin mantap,” ungkap Lutfy saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Polewali juga melakukan pemaparan tentang aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi Mobile JKN dapat diunduh oleh seluruh perserta Program JKN-KIS termasuk juga peserta pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU),” terang Lutfy.

Lebih lanjut Lutfy menjelaskan bahwa pada aplikasi Mobile JKN banyak fitur yang bisa dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS diantaranya melakukan perubahan data dan kartu digital.

“Jika aplikasi E-Dabu dapat memudahkan PIC badan usaha dalam mengelola kepesertaan pegawainya, aplikasi Mobile JKN dapat memudahkan seluruh pegawai pada badan usaha jika ingin mengubah fasilitas kesehatan (faskes), melihat faskes dan kantor BPJS Kesehatan terdekat, kartu digital jika lupa membawa kartu peserta dan masih banyak lagi,” jelas Lutfy.

Ditemui seusai kegiatan, Hasmi salah satu peserta kegiatan mengungkapkan antusiasnya terhadap kegiatan sosialisasi E-Dabu ini dirinya mengungkapkan bahwa dengan adanya aplikasi E-Dabu dan aplikasi Mobile JKN sangat memudahkan pekerjaannya sebagai PIC badan usaha yang mengurusi kepesertaan karyawannya.

“Saya tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor BPJS Kesehatan cukup lewat E-Dabu saja,” tutup Hasmi. (HS/ba)