12 Apr 2019
  |  
Dilihat : 153 kali

Serikat Pekerja di Kota Cimahi Dukung Kemajuan Program JKN-KIS

Cimahi, Jamkesnews - Banyaknya masyarakat yang belum memahami Program JKN-KIS membuat BPJS Kesehatan terus melakukan kegiatan-kegiatan baik langsung ke masyarakat ataupun melalui lembaga-lembaga yang dekat dengan masyarakat sehingga dapat memperluas jangkauan informasi langsung kepada masyarakat salah satunya dengan melakukan audiensi dan sosialisasi kepada serikat pekerja, yang dalam kesempatan kali ini bersama Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Kota Cimahi pada Jumat (12/04).

“Dari sisi BPJS Kesehatan, tentu sosialisasi seperti ini sangat membantu dalam hal menyebarkan dan menginformasikan lebih luas terkait program-program BPJS Kesehatan. Sedangkan bagi rekan-rekan yang hadir tentu menambah pengetahuannya tentang BPJS Kesehatan, Program JKN-KIS dan dapat mengedukasi lingkungan kerja, saudara, atau tempat tinggalnya,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Idham Kholid.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 20 pengurus dan anggota SBSI 1992 Kota Cimahi tersebut diisi dengan diskusi antar kedua pihak. Adapun diskusi dalam kegiatan tersebut mayoritas mengenai aspirasi masyarakat, khususnya pekerja, tentang belum optimalnya kesadaran pengusaha untuk mendaftarkan pekerjanya secara keseluruhan dan terkait pelayanan di fasilitas kesehatan.

Seluruh serikat pekerja serta lembaga-lembaga lainnya diharapkan dapat menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat yang mungkin belum mengetahui dengan secara lengkap dan jelas mengenai program JKN-KIS mulai dari proses pendaftaran, pembayaran iuran hingga pelayanan di FKTP dan FKRTL.

“Kami justru senang dengan adanya beberapa pengaduan hal ini menandakan bahwa peserta kita sudah kritis mengenai pelayanan dalam Program JKN-KIS. Saya apresiasi untuk dapat dijadikan sebagai kritik yang membangun bagi program ini. Saya juga berharap setelah ini, ke depannya BPJS Kesehatan Cabang Cimahi dapat didukung oleh serikat pekerja untuk mengedukasi masyarakat,” kata Idham. 

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC SBSI 1992 Kota Cimahi, Asep Djamaludin berpendapat bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat agar pemberian informasi yang akurat tentang JKN-KIS kepada masyarakat dapat diterima secara merata dan dapat menyamakan persepsi antara BPJS Kesehatan dan juga meminimalisir miskomunikasi ke depannya.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami jadi lebih paham dan bisa berkomunikasi lebih dekat dengan BPJS Kesehatan mengenai apa-apa saja keluhan yang sering terjadi di masyarakat dan apa solusinya. Karena setiap ada masalah, hampir selalu BPJS Kesehatan yang disalahkan padahal belum tentu itu adalah ranah BPJS Kesehatan. Kita harus jeli untuk memahami situasi demikian. Kami juga akan membantu mengedukasi masyarakat dan rekan-rekan pekerja mengenai apa yang berada di bawah kewenangan BPJS Kesehatan, dan apa saja yang bukan,” ungkap Asep.

(JS/dh)