12 Apr 2019
  |  
Dilihat : 46 kali

Semarakkan Rakerkesda DKI Jakarta, BPJS Kesehatan Buka Booth Informasi Peserta

Jakarta Selatan, Jamkesnews – Dalam rangka mendukung dan ikut serta mensuukseskan kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) tahun 2019 Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan membuka booth informasi dan pelayanan kepesertaan, Jumat (12/04). Acara yang dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Moeloek.

Ditemui ketika meninjau kelengkapan dan kesiapan petugas booth, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan Sudarto mengatakan jika booth informasi dan pelayanan peserta disiapkan untuk memudahkan peserta Rakerkesda dalam mengurus beberapa keperluan terutama mengenai status kepesertaannya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Pada booth ini, peserta dapat memproses beberapa hal antara lain pendaftaran peserta baru, penambahan anggota keluarga inti, memperbarui data kepesertaan, sampai pada pencetakan Kartu Indonesia Sehat (KIS),” ujar Sudarto.

Selain dari hal diatas, Sudarto juga menambahkan jika pengunjung yang hadir akan dipandu untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN. Menurut Sudarto, hadirnya aplikasi Mobile JKN ini menjadi bentuk jawaban BPJS Kesehatan untuk semakin memudahkan pesertanya mendapatkan hak pelayanan kesehatan.

“Aplikasi Mobile JKN ini dibuat untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi yang begitu pesat. Aplikasi ini membuat peserta JKN-KIS mendapatkan lima kemudahan pelayanan antara lain kemudahan mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan mengetahui informasi data peserta dan keluarga, kemudahan mengetahui informasi tagihan dan pembayaran iuran, kemudahan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan (faskes), dan kemudahan menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS,” lanjut Sudarto.

Sudarto juga mengatakan, selain lima kemudahan diatas saat ini BPJS Kesehatan telah menerapkan penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital dimana peserta JKN-KIS tidak perlu lagi membawa kartu KIS fisik untuk berobat, cukup membawa smartphone saja dan menunjukkan softcopy kartu yang ada disana.

Hadirnya booth ini mendapatkan respon positif dari peserta kegiatan, salah satunya adalah Solihin. Solihin yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengaku sangat senang dengan adanya booth informasi dan pelayanan peserta JKN-KIS

“Saya sudah lama menjadi peserta Asuransi Kesehatan (Askes) sebelum menjadi BPJS Kesehatan. Karena mungkin jarang sekali menggunakan, pengetahuan saya tentang Program JKN-KIS masih terbatas. Untungnya, saya mendapatkan informasi yang sangat lengkap dari petugas booth. Tidak hanya itu, saya juga dipandu untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN. Ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi peserta JKN-KIS karena beberapa hal penting bisa dilakukan cukup menggunakan smartphone saja,” kata Solihin.

Solihin juga berharap, hadirnya booth ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh rekan-rekannya agar mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang Program JKN-KIS. (RI/sw)