13 Mar 2019
  |  
Dilihat : 29 kali

BPJS Kesehatan Yogyakarta Tekankan Good Governance kepada Stakeholder

Yogyakarta, Jamkesnews - BPJS Kesehatan menegaskan kepada stakeholder untuk menerapkan prinsip good governance dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Salah satunya adalah larangan untuk memberikan imbalan dalam bentuk apapun dalam proses pengadaan barang dan jasa atau kegiatan lainnya. Penekanan dan penegasan tersebut disampaikan dalam beberapa kegiatan yang melibatkan stakeholder, misalnya fasilitas kesehatan, pemangku kepentingan hingga mitra pengadaan barang dan jasa.

“Kami sampaikan bahwa BPJS Kesehatan memegang teguh profesionalitas dan integritas sehingga kami harapkan stakeholder dan mitra-mitra kami juga demikian,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta Dwi Hesti Yuniarti, Rabu (13/03).

Dia menjelaskan setiap Duta BPJS Kesehatan terikat dalam kode etik yang dijadikan pedoman sikap dan perilaku dalam berinteraksi dengan semua pihak serta menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, dengan adanya kode etik ini menjadi sarana mewujudkan dan memelihara lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif bagi pelaksanaan kegiatan secara profesional.

”Dengan demikian, hubungan kerja kami dengan mitra berjalan dengan baik dan transparan,” ungkapnya. 

Hesti mencontohkan, terhadap vendor yang ingin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pihaknya menegaskan bahwa segala proses pengadaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika memang diperlukan proses lelang maka akan dilaksanakan sebaik mungkin dan transparan. Pihaknya bekerja sama dengan instansi yang berwenang melakukan lelang. Termasuk juga dengan fasilitas kesehatan yang ingin bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Persyaratan sudah tercantum dalam peraturan perundangan yang berlaku, sehingga diharapkan fasilitas kesehatan memenuhi persyaratan tersebut dan mematuhi komitmen yang wajib dipenuhi. Jangan memberikan apapun ke kami untuk kepentingan tertentu. Semua ada prosedurnya. Mari bersama-sama menjaga kredibilitas dan profesionalitas masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Branch Manager PT. Putraduta Buanasentosa, Anugerah Putro, mendukung komitmen BPJS Kesehatan yang menerapkan prinsip good governance. Pihaknya akan selalu membantu menjaga profesionalitas dan integritas selama bekerja sama dalam hal penyediaan jasa.

”Ini adalah langkah yang sangat bagus dan wajib kita dukung bersama. Kami juga tidak akan melakukan hal-hal yang dapat mencoreng kredibilitas instansi masing-masing,” ungkapnya.(ma/dw)