13 Mar 2019
  |  
Dilihat : 51 kali

Pemkab Pekalongan Alokasikan Dana Ekstra untuk Jaminan Kesehatan

Pekalongan, Jamkesnews - Peran dan dukungan pemerintah daerah (Pemda) sangat menentukan keberhasilan Program JKN-KIS di suatu daerah, terutama dalam hal mendorong Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) melalui perluasam cakupan kepesertaan, peningkatan kualitas pelayanan, dan peningkatan kepatuhan. Hal tersebut disinggung Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam Forum Komunikasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Rabu (13/03).

"Kami siap mendukung terlaksananya Cakupan Kesehatan Semesta. Dana yang disediakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk jaminan kesehatan ini lumayan banyak, karena ada sekitar Rp 21 miliar untuk menanggung biaya kesehatan masyarakat Kota Santri,” ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Ia pun mengajak masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam jaminan kesehatan yang dinaungi BPJS Kesehatan. Pasalnya jaminan kesehatan menurut Asip sangat penting untuk penanganan hal yang tidak terduga seperti sakit.

"Pemkab Pekalongan bersama BPJS Pekalongan mempunyai komitmen bersama, agar seluruh masyarakat dapat terlayani oleh jaminan kesehatan. Sebelumnya kami sudah bertemu dengan Kepala Cabang BPJS Pekalongan dan berkomitmen dengan gotong-royong semua akan tertolong, yang akan diterapkan dalam jaminan kesehatan,” jelas Asip.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan terus mendorong partisipasi masyarakat agar ikut dalam Program JKN-KIS, baik dengan mendaftar sebagai peserta JKN-KIS mandiri ataupun yang ditanggung pemerintah.

“Guna menyukseskan dan mendorong partisipasi masyarakat agar dapat dijamin Program JKN-KIS ini, kami akan lebih efisien dalam penggunaan bantuan sosial yang sekiranya bisa dialihkan ke dana JKN-KIS untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pekalongan Dody Pamungkas mengapresiasi peran dan komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Pekalongan dan jajaran OPD terkait, untuk membantu percepatan Cakupan Semesta di Kabupaten Pekalongan yang baru mencapai 78% dari 940 ribu penduduknya,” jelas Dody. (ma/ey)