13 Mar 2019
  |  
Dilihat : 46 kali

BPJS Kesehatan Sibolga Ajak FKTP Bahas Optimalisasi Pelayanan Kesehatan

Sibolga, Jamkesnews – Demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang diterima oleh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kota Sibolga, BPJS Kesehatan Cabang Sibolga menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rujukan FKTP Kota Sibolga pada Selasa (12/03) di Aula Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sibolga.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Rudhy Suksmawan Hardhiko. Turut hadir sebagai peserta kegiatan di antaranya Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kota Sibolga Herlina, perwakilan dari Puskesmas se-wilayah Kota Sibolga, perwakilan dokter keluarga sewilayah Kota Sibolga, dan beberapa perwakilan klinik di Kota Sibolga.

Ketika ditemui oleh tim Jamkesnews, Rudhy menyampaikan bahwa kegiatan ini pada prinsipnya bertujuan untuk memaksimalkan FKTP yang terdiri atas Puskesmas, klinik pratama, dokter praktik perorangan, RS tipe D pratama, dan dokter gigi mandiri sebagai pemberi pelayanan kesehatan yang pertama kali menangani pasien pada sistem rujukan berjenjang yang diterapkan dalam Program JKN-KIS.

“Pada kegiatan ini kita mendiskusikan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan dan ditingkatkan agar peserta dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan di tingkat pertama, tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit untuk jenis-jenis penyakit non spesialistik,” jelas Rudhy.

Sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku, ada beberapa jenis penyakit non spesialistik yang harus tuntas dilayani di FKTP tanpa harus dirujuk ke rumah sakit berjumlah sebanyak 144 diagnosa. Oleh karena itu, FKTP diharapkan mampu mengoptimalkan perannya sebagai gate keeper di lini terdepan.

Pada kesempatan ini juga disampaikan bahwa BPJS Kesehatan Cabang Sibolga dan Dinas Kesehatan Kota Sibolga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait bridging Aplikasi Primary Care (P-Care) dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) yang terintegrasi dengan seluruh Puskesmas di Wilayah Kota Sibolga.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kota Sibolga Herlina turut menyambut positif dengan adanya pelaksanaan kegiatan pertemuan ini dan juga mendukung atas pelaksanaan kesepakatan yang telah dilakukan tersebut.

“Dengan adanya bridging antara P-Care dengan Simpus ini kita berharap tentunya pelayanan kesehatan di tingkat pertama, terutama di Puskesmas wilayah Kota Sibolga dapat semakin baik karena dengan adanya integrasi ini pastinya pelayanan bagi peserta semakin optimal,” ujar Herlina. (hf/ha)