12 Mar 2019
  |  
Dilihat : 91 kali

Sebar Informasi Program JKN, BPJS Kesehatan Banyuwangi Kumpulkan Perangkat Desa

Banyuwangi, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi kembali menggelar sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini merupakan upaya BPJS Kesehatan untuk memberikan informasi dan edukasi secara menyeluruh kepada masyarakat di Banyuwangi. di aula Kecamatan Genteng ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa di Kecamatan Genteng. 

“Saya menyambut baik seluruh kegiatan dari BPJS Kesehatan, karena dengan kegiatan semacam ini dapat menambah wawasan seluruh perangkat desa. Informasi yang disampaikan secara langsung oleh BPJS Kesehatan juga lebih dapat diserap oleh perangkat desa,” ujar Andik dalam pembukaan acara yang dilaksanakan pada Selasa (12/03) 

Masih menurut Andik, selama ini kendala yang menyebabkan masyarakat belum mendaftarkan diri menjadi peserta program JKN-KIS adalah belum diterimanya informasi secara menyeluruh oleh masyarakat hingga pelosok Banyuwangi.

“Kendala masyarakat tidak mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan, diantaranya karena informasi belum sepenuhnya diterima oleh seluruh masyarakat hingga pelosok. Meskipun dalam hal ini perangkat desa Kecamatan Genteng juga gencar melaksanakan sosialisasi BPJS secara mandiri, baik di acara rapat rutin desa, forum desa dan kegiatan lainnya. Saya selalu menyampaikan kepada masyarakat bahwa menjadi peserta BPJS itu wajib untuk seluruh masyarakat,” tambah Andik.

Andik berpesan kepada seluruh perangkat desa untuk menyampaikan informasi program JKN-KIS kepada seluruh masyarakat.

“Melalui panjenengan (saudara) semuanya dapat sampai ke seluruh masyarakat, sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui program JKN dengan benar,” pesan Andik kepada seluruh perangkat desa. 

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Harman Caesa menyampaikan kondisi defisit BPJS Kesehatan sehingga dibutuhkan peran serta aktif dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menjaga kesinambungan program JKN-KIS.

“Seperti yang sering kita dengar bahwa kondisi BPJS Kesehatan saat ini sedang defisit. Untuk itu diperlukan peran serta dan dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kesinambungan progam JKN-KIS yang merupakan program Negara. Salah satunya melalui perangkat desa yang diharapkan dapat menyebarkan informasi dan mengedukasi program JKN-KIS kepada seluruh masyarakat di lingkungannya. Harapannya seluruh masyarakat dapat menjadi peserta JKN-KIS sehingga cakupan semesta dapat kita capai bersama,” ucap Harman dalam acara yang juga dihadiri oleh kader JKN dan perwakilan dari Puskesmas. (ar/da)