09 Feb 2019
  |  
Dilihat : 315 kali

Pemko Tebing Tinggi Apresiasi Mobile JKN

Tebing Tinggi, Jamkesnews - Berbagai informasi dan perkembangan terbaru seputar Program JKN-KIS terus dikenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang. BPJS Kesehatan berkesempatan menyampaikan hal-hal terkini terkait pelaksanaan Program JKN-KIS dihadapan lebih dari seratus orang warga dan aparatur Pemerintahan Kota Tebing Tinggi yang memadati halaman Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan Kota Tebing Tinggi, Jumat (08/02) tempat berlangsungnya acara.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk sosialisasi bersama lintas instansi, untuk menyampaikan agenda-agenda yang dirasa penting untuk segera diketahui masyarakat Kota Tebing Tinggi. Selain BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi selaku penyelenggara melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan juga turut menghadirkan beberapa instansi lainnya, diantaranya BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan Kota Tebing Tinggi, Zubir Husni Harahap mengungkapkan bahwa pihaknya berinisiatif mengundang sejumlah instansi tersebut, setelah sebelumnya terlebih dahulu mengadakan pertemuan dengan pimpinan instansi yang disebutkan diatas.

“Kami menilai beberapa program perlu segera disampaikan kepada masyarakat terutama karena agendanya mendesak, tingkat urgensinya yang layak menjadi prioritas dan sejumlah ketentuan baru yang berlaku dan mungkin masih belum dipahami secara baik,” ungkap Zubir.

Mengenai ketentuan yang baru berlaku, Zubir menyebutkan salah satunya adalah perubahan peraturan presiden tentang jaminan kesehatan. Masyarakat Tebing Tinggi, sebutnya, masih perlu mendapat pemahaman tentang Pelaksanaan Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Jangan sampai terkendala saat akan berobat karena tidak memahami regulasi,” tegas Zubir.

Dia melanjutkan, secara spesifik BPJS Kesehatan diharapkan dapat menjelaskan tentang manfaat Program JKN-KIS, prosedur administrasi pelayanan, pelkes yang dijamin dan yang tidak dijamin, serta hal-hal terkait iuran program jaminan kesehatan.

Secara umum, tutur Zubir, masyarakat layak bersyukur dengan tersedianya proteksi sosial yang demikian fundamental artinya bagi kehidupan dan pemenuhan hak dasar warga negara. Zubir juga tak luput mengapresiasi sejumlah inovasi dalam pelaksanaan program jaminan sosial yang diselenggarakan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Misalnya kemudahan yang ditawarkan kepada peserta JKN-KIS melalui aplikasi Mobile JKN. Itu benar-benar membantu sekali dan mempersingkat pelayanan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kota Tebing Tinggi Isabella Mayestorini Sianipar dalam forum tersebut menyampaikan informasi seputar Perpres 82/2018 dengan harapan agar masyarakat tak ragu untuk mengakses informasi seputar Program JKN-KIS melalui berbagai saluran yang tersedia.

“Dan perlu terus ditanamkan kesadaran bahwa program ini adalah program gotong royong, kita butuh agar semua pihak berpartisipasi untuk menjaga kesinambungan program yang manfaatnya demikian luas ini, diantaranya dengan rutin membayar iuran. Perlu diingat bahwa meskipun tidak digunakan sendiri, iuran kita dapat digunakan oleh saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya. (HF/am)