07 Feb 2019
  |  
Dilihat : 1138 kali

Gubernur Teken Perpanjangan Jamkesda Papua Barat

Manokwari, Jamkesnews – Dalam rangka mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Pemerintah Provinsi Papua Barat melanjutkan integrasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Provinsi Papua Barat tahun 2019. Kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Papua dan Papua Barat dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Papua Barat, Kamis (7/2).

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Papua Barat dalam Bidang Kesehatan, yaitu menjaminkan masyarakat Papua Barat kedalam Program JKN-KIS.

”Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Papua Barat dalam bidang kesehatan, yaitu menjaminkan masyarakat Papua Barat kedalam Program JKN-KIS,” ujar Dominggus yang mendapatkan UHC Award dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2018 silam di Istana Negara.

Dominggus menambahkan pelaksanaan Program JKN-KIS merupakan tanggungjawab besar Pemerintah Papua Barat dengan memasukkan seluruh penduduk Papua Barat dalam satu sistem Jaminan Kesehatan, sehingga memerlukan kerja keras dan harus dikawal sebaik-baiknya.

Dominggus juga mengucapkan terimakasih kepada semua stakeholder atas terselenggaranya Jaminan Kesehatan di Papua Barat. Terutama kepada BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota dan Petugas Kesehatan di Daerah.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh stakeholder atas terselenggaranya Program JKN-KIS ini di Papua Barat, semoga masyarakat kita dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur dan alur yang berlaku,” ujar Dominggus.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat, Donni Hendrawan mengungkapkan, dengan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama peserta PBI APBD yang ditanggung Pemerintah Provinsi Papua Barat, ia mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prosedur pelayanan kesehatan dan pembayaran iuran JKN-KIS.

Sampai dengan 31 Desember 2018, penduduk yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS adalah 1.278.000 jiwa atau sekitar 96.27% dari total penduduk Papua Barat sebesar 1.327.583 jiwa. Pemerintah Provinsi Papua Barat sendiri mendaftarkan 73.988 jiwa yang tersebar di 6 Kabupaten yaitu Kabupaten sorong, Kota Sorong, Kabupaten Manokwari, Kabupaten  Teluk Wondama, Kabupaten Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Manokwari Selatan. (TR/tj)