05 Feb 2019
  |  
Dilihat : 140 kali

BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RS di Palembang

Palembang, Jamkesnews – Dalam rangka meningkatkan hubungan baik dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjutan (FKRTL) Direktur Kepatuhan, Hukum dan Hubungan Antar Lembanga Bayu Wahyudi melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Rumah Sakit dr. Muhamad Hoesin Palembang, Senin (04/02).

"Kami ingin memastikan secara langsung bagaimana pelayanan di salah satu mitra fasilitas kesehatan kami ini kepada pasien Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KiS)," kata Bayu yang didampingi oleh Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu Erna Wijaya Kesuma.

Usai meninjau kondisi poli Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) RSMH, Bayu pun sempat berbincang dengan peserta JKN-KIS di RSMH terkait pelayanan yang diterima dari rumah sakit tersebut. Dari wawancara singkat yang dilakukan Bayu, peserta JKN-KIS yang melakukan pengobatan di RSMH puas dengan pelayanan yang diberikan dan berharap semoga ke depan pelayanan lebih ditingkatkan agar peserta semakin nyaman berobat.

Dalam kunjungannya, Bayu yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama RSMH disambut oleh Direktur Umum, SDM dan Pendidikan RSMH Mohammad Syahril Masayu Rita Dewi yang dalam kesempatannya mewakili direktur utama RSMH Mohammad Hoesin. Pada kesempatan tersebut, Rita pun banyak berdiskusi terkait kendala dan pelayanan yang dihadapi RSMH agar dapat tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Dalam satu hari kunjungan pasien RSMH sebanyak 500 sampai dengan 550 jiwa peserta JKN-KIS. Dari jumlah kunjungan tersebut mereka tersebar ke berbagai poli penyakit dan kesemuanya itu merupakan peserta yang harus dilayani di berbagai jenis poli spesialis dan sub spesialis di RSMH. RSMH sendiri merupakan rumah sakit rujukan nasional dan terbesar di Provinsi Sumatera Selatan,” kata Rita.

Rita menjelaskan, terkait pelayanan di rumah sakit, terdapat jalur fast track yang diperuntukkan bagi peserta RJTL yang mendaftar di layanan poli rawat jalan, baik dari peserta JKN-KIS maupun dari pasien umum, dengan kriteria anak-anak kurang dari 1 tahun, manula lebih dari  65 tahun, individu cacat fisik dan mental, dan untuk wanita hamil lebih dari 32 minggu.

"Loket fast track ini dibuat untuk semata-mata kepuasan dan kenyamanan peserta," tegas Rita. (RW/md)