01 Feb 2019
  |  
Dilihat : 140 kali

Aplikasi New e-Dabu Mudahkan Semua Urusan Administrasi JKN-KIS Perusahaan

Semarang, Jamkesnews – BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi untuk memberikan kemudahan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), termasuk peserta dari segmen badan usaha. Tidak hanya tentang pelayanan kesehatan saja, BPJS Kesehatan berinovasi dari sisi sistem dan aplikasi BPJS Kesehatan terus melakukan optimalisasi dan inovasi baru.

New e-Dabu atau Electronic Data Badan Usaha merupakan salah satu inovasi yang digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah badan usaha dalam melakukan proses mutasi tambah/kurang peserta, rekonsiliasi data peserta dan iuran badan usaha yang berbasis web.

Aplikasi New e-Dabu ini diharapkan dapat mempermudah Badan Usaha untuk melakukan pengurusan administrasi di BPJS Kesehatan, karena seperti diketahui pada setiap badan usaha, pergantian pekerja dan update gaji sangat sering terjadi dan hal tersebut pastilah harus bisa segera dilaporkan kepada BPJS Kesehatan.

"Ini karena menyangkut hak kepesertaan terhadap pekerja yang ada pada badan usaha tersebut maupun terkait tagihan yang harus dibayar oleh Badan Usaha. Melalui aplikasi ini, laporan tersebut bisa dapat dikerjakan secara real time tanpa menyita waktu kerja PIC badan usaha yang bersangkutan," kata Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS kesehatan Cabang Semarang Hardian, Jumat (01/02).

Ia menambahkan, apalagi sejak 1 Januari 2019, BPJS Kesehatan mewajibkan seluruh badan usaha  untuk menggunakan aplikasi New e-Dabu untuk memproses seluruh data kepesertaan JKN-KIZ pegawainya.

“Namun tidak perlu khawatir, kami masih terus melaksanakan kelas New e-Dabu setiah hari Jumat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Semarang. Selain menyosialisasikan tata cara menggunakan New e-Dabu, kami juga menyediakan tempat pelayanan New e-Dabu mandiri. Sehingga, bagi PIC badan usaha yang merasa kesulitan maka dapat kami bantu dengan tersedianya tempat pelayanan New e-Dabu mandiri," terang Hardian.

Per Januari 2019, sebanyak sekitar 98,91% dari total bdan usaha yang terdaftar di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Semarang  telah menggunakan aplikasi New e-Dabu.

Kemudahan dalam penggunaan aplikasi New e-Dabu ini diungkapkan oleh salah satu PIC Badan Usaha dari RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Amrina Rosyada. Menurutnya, keberadaan aplikasi New e-Dabu bagi PIC perusahaan sangatlah membantu.

"Kalau dulu kami harus antri di loket BPJS Kesehatan, sekarang diberi kemudahan dengan adanya New e-Dabu. Misalnya, mendaftarkan penambahan anggota keluarga sangat mudah dilalukan di New e-Dabu. Lalu ubah jenis kepesertaan yang dulunya kami harus ke loket kantor BPJS Kesehatan atau kirim email, sekarang juga bisa dilakukan sendiri. Begitu jiga dengan tagihan bulanan yang kini tersedia di aplikasi New e-Dabu," ujarnya.(ma/hm)