21 Feb 2018
  |  
Dilihat : 750 kali

Sosialisasi Produk Dana Talangan BPJS Kesehtan oleh Koperasi Nusantara

CIBINONG, Jamkesnews - Seluruh kader JKN Kota dan Kabupaten Bogor hadir dalam sosialisasi yang diadakan BPJS Kesehatan dan Koperasi Nusantara. Pertemuan ini membahas produk dana talangan BPJS Koperasi Nusantara yang merupakan suatu produk pendanaan yang diperuntukan untuk masyarakat umum peserta BPJS yang dalam keanggotaannya mengalami tunggakan pembayaran iuran BPJS.

Adi Prabowo selaku Kepala Bisnis KCU IV Koperasi Nusantara menjelaskan bahwa terdapat beberapa persyaratan bagi peserta yang ingin menggunakan dana talangan BPJS Koperasi Nusantara yang diantaranya adalah : peserta memiliki tunggakan lebih dari 6 -12 bulan, mendapat rekomendasi dari kader JKN dan kepala cabang BPJS Kesehatan setempat, memiliki penghasilan setiap bulannya, termasuk JKN kelas 1 dan 2, menunjukan KTP dan KK asli serta fotocopy.

"Kelengkapan persyaratan pada berkas yang diberikan peserta kepada kader JKN akan mempengaruhi proses diterimanya berkas tersebut. Peserta atau kader JKN terkait akan dihubungi apabila berkasnya diterima, lalu peserta diminta tanda tangannya di kantor koperasi nusantara. Setelah itu peserta diwajibkan membayar biaya asuransi, biaya provisi dan keanggotaan koperasi pada saat pendaftaran," ujar Adi.

Adi pun menuturkan bahwa peserta akan didanai sebesar tunggakannya maksimal 12 bulan dengan bunga 0%. Dana talangan BPJS tesebut harus dibayar setiap bulannya maksimal tanggal 10. Peserta dapat membayar iuran tesebut melalui SOPP PT Pos Indonesia, ageng pos, dan pospay.

Sementara itu, Yerry Gerson Rumawak Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bogor menjelaskan Kader JKN-KIS memiliki fungsi pemasaran sosial yang bertujuan dapat mengubah perilaku masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta PBPU dan membayar iuran secara rutin. Secara berkala, peserta dan calon peserta JKN-KIS akan diberi edukasi melalui kunjungan-kunjungan agar tertib dalam melaksanakan kewajiban membayar iuran serta memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan.  "Selain itu, Kader JKN-KIS juga berfungsi sebagai pengingat dan pengumpul iuran, baik kepada  peserta PBPU yang aktif maupun menunggak. Kader JKN-KIS juga berprofesi sebagai agen PPOB, sehingga apabila peserta ingin melakukan pembayaran iuran bulanan dapat langsung melalui Kader JKN-KIS tersebut dan mensosialisasikan dana talangan BPJS Koperasi Nusantara pada peserta yang memiliki tunggakan dan ingin mencicil untuk melunasinya" ujar Yerry Gerson Rumawak.

Sangat disadari bahwa peran kader JKN dalam program ini sangat penting. Informasi pada pertemuan ini diharapkan dapat diterima kader JKN sehingga dapat disebarkan dan membantu masyarakat peserta BPJS Kesehatan. []